Thursday, September 27, 2012

Komunikasi Serial MAX 232 pada ATMega16

Pada mikrokontroler ATMega16 terdapat pin untuk komunikasi serial yaitu Rx dan Tx. Rx digunakan untuk mengirimkan data secara serial sedangkan Tx digunakan untuk menerima data secara serial. Komunikasi serial pada mikrokontroler ini masih menggunakan sinyal TTL atau transistor transistor logic yaitu sinyal yang ayunan gelombang datanya antara 0 dan 5 volt. Dengan fasilitas Rx dan TX ini mikrokontroler bisa komunikasi secara serial baik antar devais atau dengan komputer.





















Jika ingin digunakan untuk berkomunikasi antar devais tinggal saja langsung hubungkan cross antar dua devais tadi maksudnya Tx devais 1 dihubungkan ke Rx devais 2 dan Rx devais 1 dihubungkan ke Tx devais 2.
Jika ingin digunakan untuk berkomunikasi dengan komputer maka Rx dan Tx tidak bisa langsung dihubungkan begitu saja karena sinyal yang digunakan berbeda. Komunikasi serial komputer menggunakan sinyal Rs 232 yaitu sinyal yang ayunan gelombangnya antara +25V sampai -25V. Oleh karena itu jika ingin diharapkan terjadi komunikasi antara mikrokontroler dengan komputer dibutuhkan sebuah buffer yang buffer yang dapat mengubah sinyal level TTL dari mikrokontroler menjadi sinyal level RS232. Salah Buffer yang sering digunakan adalah IC MAX232.














Dalam satu kemasan DIP IC MAX232 ini terdapat empat buah buffer yang digunakan. Buffer ini akan membuat ayunan sinyal antara +10v sampai -10V. Supaya dapat digunakan dengan baik maka IC ini membutuhkan beberapa komponen tambahan yaitu Capasitor elektrolit (Elco) sebanyak 4 buah sebesar 1uF, berikut rangkaiannya.















Txd dan Rxd dihubungkan ke minimum sistem mikrokontroler ATMega16. Sebagai antar muka ke komputer digunakan konektor serial DB9, konektor ini memiliki sembilan buah pin tetapi yang digunakan cukup 2 saja yaitu Td, Rd dan Gnd.




















Jika rangkaian sudah beres maka dapat dilakukan pengujian terhadap rangkaian ini. Cara mengujinya yaitu dengan menggunakan hyperterminal yang ada di:

start => programs => Accesories => Communication => pilih hyper terminal

setelah itu maka akan muncul jendela



















beri nama (misal = tes) kemudian klik OK maka akan muncul jendela




















kemudian pilih port serial yang akan digunakan, kemudian klik ok maka akan muncul jendela
























aturlah seperti pengaturan diatas lalu klik ok. Maka data yang dikirimkan oleh Mikrokontroler akan ditampilkan pada hyper terminal. KUNJUNGI WEBSITE DAGANGAN KAMI KLIK PADA TEKS BERKEDIP INI

Monday, September 17, 2012

Rangkaian Rs 232 to RS 485 converter Full duplex

Rangkaian Rs 232 to RS 485 converter Full duplex


Pada postingan kali ini saya akan men-share Rangkaian Rs 232 to RS 485 converter Full duplex, namun rangkaian tersebut hanya berupa file dalam desain pada software proteus. Di lengkapi file hex (hasil proses compile program melalui compiler) untuk di load ke ic mikrokontroller rangkaian tersebut.
Rs 232 to RS 485 converter merupakan sebuah piranti elektronik yang akan mengubah level komunikasi data serial rs232 dengan jarak maksimal kabel secara teoritis maksimal sekitar 20 meter menjadi level komunikasi data serial standard rs485 sehingga komunikasi serial dapat dilakukan untuk jarak  yang lebih jauh (secara teoritis dapat mencapai jarak maksimal 1200 meter),namun secara pribadi saya belum pernah menguji hingga jarak 1200meter. Jarak yang pernah di uji masih berkisar sekitar 300 meter (1 roll kabel LAN yang di modifikasi dimanfaatkan untuk komunikasi serial) komunikasi dapat berjalan dengan baik.
Ok tak perlu berlama lama dan bertele-tele berikut ini adalah link DownLoad untuk Rangkaian Rs 232 to RS 485converter Full duplex tersebut

Selamat mencoba dan bereksperimen.

Regards 

Taufik Adi Sanjaya ( 085743320570 )
KUNJUNGI WEBSITE DAGANGAN KAMI KLIK PADA TEKS BERKEDIP INI

Tuesday, September 4, 2012

PAPAN SKOR MULTIMEDIA UNTUK STADION FULSAL

Berikut ini kami tawarkan sofware + hardware PAPAN SKOR MULTIMEDIA UNTUK STADION FULSAL

dengan tampilan sebagai berikut :


PAPAN SKOR MULTIMEDIA UNTUK STADION FULSAL



 Papan Skor Multimedia Untuk lapangan badminton ? kami juga siap melayani


 

Spesifikasi Papan Skor Multimedia tersebut adalah :

1. Menggunakan Aplikasi yang sudah teruji dengan tampilan yang elegan
2. Nama Tim A&B mudah diedit menggunakan keyboard pada PC
3. Pengisian Skor dan Foul menggunakan tombol pada keyboard PC
4. Terdapat Running text yang tidak ada ditempat manapun
5. Aplikasi ini dipasang menggunakan TV LCD/LED ukuran 32 Maupun 42 inch dengan merk apapun sesuai keinginan Anda
6. Ada jam penghitung waktu pertandingan
7. Aplikasi bisa dialihkan dengan acara Televisi

 PAKET PENJUALAN

1. LCD/LED TV ukuran 32/42 inch+braket
2. PC
3. Kabel VGA
4. Aplikasi
5. Ongkir+instalasi

 

More Detail Information :

HUBUNGI

TAUFIK ADI SANJAYA ( 085743320570 )/ call only

Jalan Imogiri Timur , km 11, blawong 1, trimulyo, jetis, Bantul. YOGYAKARTA

 

KUNJUNGI WEBSITE DAGANGAN KAMI KLIK PADA TEKS BERKEDIP INI

Monday, September 3, 2012

Membuka file help chm dengan Delphi (open help chm with delphi)


Membuka file help chm dengan Delphi (open help chm with delphi)

SOURCE CODE KLIK DISINI 


Help, adalah sebuah panduan /manual guide yang dipergunakan untuk memudahkan user dalam menggunakan sebuah aplikasi tertentu, dengan ada nya help ini pengguna dapat memperoleh informasi yang di perlukan terkait sebuah software / aplikasi yang telah di beli.
Delphi , adalah sebuah aplikasi yang mendukung untuk pengembangan berbagai macam software untuk kebutuhan control, administrasi dan sebagainya, tentunya aplikasi tersebut memerlukan sebuah manual guide/ help, dimana help tidak terbuka bersamaan ketika aplikasi dijalankan, namun bersifat opsional, jika menu help di klik maka sebuah file help dengan ekstensi chm akan otomatis terbuka untuk di pelajari oleh pengguna software tersebut
Logika sederhana nya adalah file chm dibuka melalui Delphi


tampilan aplikasi

tampilan help

KUNJUNGI WEBSITE DAGANGAN KAMI KLIK PADA TEKS BERKEDIP INI

Menampilkan file PDF di delphi


Menampilkan file PDF di delphi

Extract file rar hasil download
Copykan folder pdf ke folder mydocument,
Pastikan adobe acrobat reader sudah terisntall pada computer,
Installkomponen pdf viewer pada Delphi , double klik pada yang ada di folder pdf delphi



buka source aplikasi untuk menampilkan file PDF di delphi
Run program
Untuk memasukkan alamat file pdf ke dalam database, cara nya  klik button load, lalu klik simpan ke database, untuk menampilkan nya, silakan klik pada salah satu record data pada database, kemudian klik tampilkan PDF,


Berikut screen shoot aplikasi saat di jalan kan,
 
 

 
KUNJUNGI WEBSITE DAGANGAN KAMI KLIK PADA TEKS BERKEDIP INI

Sunday, September 2, 2012

Aplikasi Sensor jarak hc-srf04 (lebih tepat disebut sensor ultrasonik) untuk pengecekan ketinggian air berbasis mikrokontroler at mega 16 /at mega 8535 atau at mega 32 menggunakan bahasa pemrograman bascom


Aplikasi Sensor  jarak hc-srf04 (lebih tepat disebut sensor ultrasonik) untuk pengecekan ketinggian air berbasis mikrokontroler at mega 16 /at mega 8535 atau at mega 32 menggunakan bahasa pemrograman bascom
Aplikasi ini sebenarnya sangat sederhana, hanya mengukur ketinggian air memanfaatkan sensor ultrasonic hc-srf04, sensor ini cukup murah jika dibandingkan dengan sensor ultrasonic srf 04 buatan devantech yang pada umumnya dijual pada kisaran harga 380 rb. Kekurangan dari sensor ultrasonic hc-srf04 adalah jarak baca sensor yang rendah (1 meter saja / datasheet menyatakan jarak maksimal pengukuran adalah 5 meter), sedangkan sensor ultrasonic srf 04 buatan devantech mampu mengukur hingga jarak 3 meter (padahal datasheet menyampaikan jarak maksimal pengukurannnya adalah 11 meter)
sensor yang dipergunakan sebanyak 3 buah, disertai beberapa buah led, led ini akan dipergunakan sebagai indicator pengukuran tinggi air di dalam wadah,
source code dengan bahasa basic menggunaka software bascom adalah sebagai berikut :
$regfile = "m16def.dat"
$baud = 9600
$crystal = 12000000
'Deklarasi Timer mikrokontroler
Config Timer0 = Timer , Prescale = 256
'Config Timer1 = Timer , Prescale = 256
'Config Timer2 = Timer , Prescale = 256


'Deklarasi LCD
Config Lcdpin = Pin , Db4 = Portb.4 , Db5 = Portb.5 , Db6 = Portb.6 , Db7 = Portb.7 , E = Portb.3 , Rs = Portb.2
Config Lcd = 16 * 2
'Deklarasi Input-Output
Config Porta = OuTput
Config Portd.7 = Output
Config Portd.6 = Output
Config Portd.5 = Output

Ddra = 255
Porta = 0
Ddrd.7 = 1
Ddrd.6 = 1
Ddrd.5 = 1
Portd.7 = 0
Portd.6 = 0
Portd.5 = 0

Config Portc.1 = Output
Config Pinc.0 = Input
Config Portc.3 = Output
Config Pinc.2 = Input
Config Portc.5 = Output
Config Pinc.4 = Input

'Sub program pembaca data sensor
Declare Sub Cek_jarak1
Declare Sub Cek_jarak2
Declare Sub Cek_jarak3

'Deklarasi variabel
Dim Data_jarak1 As word , Data_jarak2 As word , Data_jarak3 As word
Dim Data_jarak_olah1 As word , Data_jarak_olah2 As word , Data_jarak_olah3 As word
Dim Data_jarak_fix1 As word , Data_jarak_fix2 As word , Data_jarak_fix3 As word

dim tinggiair1 as Word , tinggiair2 as Word , tinggiair3 as Word

'Dim Data_min1 As Integer , Data_max1 As Integer
'Dim Data_min2 As Integer , Data_max2 As Integer
'Dim Data_min3 As Integer , Data_max3 As Integer
'Dim Tinggi1 As Integer , Tinggi2 As Integer , Tinggi3 As Integer


H1 Alias Porta.0
K1 Alias Porta.1
M1 Alias Porta.2

H2 Alias Porta.3
K2 Alias Porta.4
M2 Alias Porta.5

H3 Alias Portd.7
K3 Alias Portd.6
M3 Alias Portd.5

Triger1 Alias Portc.1
Pecho1 Alias Pinc.0
Triger2 Alias Portc.3
Pecho2 Alias Pinc.2
Triger3 Alias Portc.5
Pecho3 Alias Pinc.4

H1 = 0
H2 = 0
H3 = 0

K1 = 0
K2 = 0
K3 = 0


M1 = 0
M2 = 0
M3 = 0


'Data_min1 = 10
'Data_max1 = 20
'Data_min2 = 10
'Data_max2 = 20
'Data_min3 = 10
'Data_max3 = 20
'Tinggi maksimum wadah
'Tinggi1 = 50
'Tinggi2 = 50
'Tinggi3 = 50

Mulai:
Cls
Cursor Off
Locate 1 , 4
Lcd "Pendeteksi"
Locate 2 , 2
Lcd "Ketinggian Air"
Wait 1

Do
's1
Call Cek_jarak1
Data_jarak1 = Data_jarak1
 Data_jarak_olah1 = Data_jarak1 * 100
  Data_jarak_fix1 = Data_jarak_olah1 / 256
  tinggiair1 = 99 - Data_jarak_fix1
  If tinggiair1 < 30 then
  h1 = 1
  k1 = 0
  m1 = 0
  elseIf tinggiair1 > 50 then
  h1 = 0
  k1 = 1
  m1 = 0
  elseif tinggiair1 > 80 then
  h1 = 0
  k1 = 0
  m1 = 1
  endif
Cls
Cursor Off
Locate 1 , 1
Lcd "Jarak 1 ="
Locate 2 , 1
Lcd Data_jarak_fix1 ; " cm "

locate 2 , 10
lcd tinggiair1 , "cm"
Print "A" ; tinggiair1 ; "a" ;
Wait 1

's2
Call Cek_jarak2
Data_jarak2 = Data_jarak2
Data_jarak_olah2 = Data_jarak2 * 100
Data_jarak_fix2 = Data_jarak_olah2 / 256
tinggiair2 = 99 - Data_jarak_fix2
  If tinggiair2 < 30 then
  h2 = 1
  k2 = 0
  m2 = 0
  elseIf tinggiair2 > 50 then
  h2 = 0
  k2 = 1
  m2 = 0
  elseif tinggiair2 > 80 then
  h2 = 0
  k2 = 0
  m2 = 1
  endif

Cls
Cursor Off
Locate 1 , 1
Lcd "Jarak 2 ="
Locate 2 , 1
Lcd Data_jarak_fix2 ; " cm"
locate 2 , 10
lcd tinggiair2 , "cm"
Print "B" ; tinggiair2 ; "b" ;
Wait 1

'S3
Call Cek_jarak3
Data_jarak3 = Data_jarak3
Data_jarak_olah3 = Data_jarak3 * 100
Data_jarak_fix3 = Data_jarak_olah3 / 256
  tinggiair3 = 99 - Data_jarak_fix3

    If tinggiair3 < 30 then
  h3 = 1
  k3 = 0
  m3 = 0
  elseIf tinggiair3 > 50 then
  h3 = 0
  k3 = 1
  m3 = 0
  elseif tinggiair3 > 80 then
  h3 = 0
  k3 = 0
  m3 = 1
  endif


Cls
Cursor Off
Locate 1 , 1
Lcd "Jarak 3 ="
Locate 2 , 1
Lcd Data_jarak_fix3 ; " cm"
locate 2 , 10
lcd tinggiair3 , "cm"
Print "C" ; tinggiair3 ; "c" ;
Wait 1



Loop


'Sub program membaca data sensor ultrasonik
Sub Cek_jarak1:

' reset trigger = trigger = 0,
Reset Triger1
Waitus 10                                                   ' tunggu 10 us
Set Triger1                                                 'aktifkan
Waitus 20                                                   ' tunggu 20 us
Reset Triger1                                               ' matikan trigger

Tcnt0 = 0
Bitwait Pecho1 , Set
'Tunggu pin ECHO high atau 1
Start Timer0

Do
If Pecho1 = 0 Then
'Jika ECHO = 0 baca data yang dihitung pada timer
Data_jarak1 = Tcnt0
Stop Timer0
Exit Do
End If

If Tifr.0 = 1 Then
Stop Timer0
Tifr.0 = 1
Data_jarak1 = &HFF
Exit Do
End If
Loop
Stop Timer0
Waitms 15
End Sub

'Sub program membaca data sensor ultrasonik
Sub Cek_jarak2:
Reset Triger2
Waitus 10
Set Triger2
Waitus 20
Reset Triger2
Tcnt0 = 0
Bitwait Pecho2 , Set
'Tunggu pin ECHO high atau 1
Start Timer0

Do
If Pecho2 = 0 Then
'Jika ECHO = 0 baca data yang dihitung pada timer
Data_jarak2 = Tcnt0
Stop Timer0
Exit Do
End If

If Tifr.0 = 1 Then
Stop Timer0
Tifr.0 = 1
Data_jarak2 = &HFF
Exit Do
End If
Loop
Stop Timer0
Waitms 15
End Sub


'Sub program membaca data sensor ultrasonik
Sub Cek_jarak3:
Reset Triger3
Waitus 10
Set Triger3
Waitus 20
Reset Triger3
Tcnt0 = 0
Bitwait Pecho3 , Set
'Tunggu pin ECHO high atau 1
Start Timer0

Do
If Pecho3 = 0 Then
'Jika ECHO = 0 baca data yang dihitung pada timer
Data_jarak3 = Tcnt0
Stop Timer0
Exit Do
End If

If Tifr.0 = 1 Then
Stop Timer0
Tifr.0 = 1
Data_jarak3 = &HFF
Exit Do
End If
Loop
Stop Timer0
Waitms 15
End Sub

Program yang dibuat terlihat begitu panjang yah..?


NB : jika membutuhkan kit mikrokontroller sebagai mana judul di atas, silakan contact  ( hubungi 085743320570 / taufik adi sanjaya)

KUNJUNGI WEBSITE DAGANGAN KAMI KLIK PADA TEKS BERKEDIP INI

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India