Wednesday, April 10, 2013

Perhitungan Resistor Basis pada rangkaian Transistor sebagai saklar Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

Perhitungan Resistor Basis pada rangkaian Transistor sebagai saklar

Skematik transistor sebagai saklarnya adalah sebagai berikut :



Secara perhitungan mudah,nilai Resistor yang dapat dihubung pada kaki basis transistor supaya dapat menjadi trigger dengan baik adalah sebagai berikut : (referensi http://yosmedia.blogspot.com/2008/06/transistor-sebagai-saklar-switching.html )

Salah satu cara termudah untuk memahami cara kerja transistor adalah dengan menganggapnya sebagai sebuah saklar. Untuk menghasilkan kondisi on/off seperti pada saklar, transistor dioperasikan pada salah satu titik kerjanya, titik saturasi dan cut off. Transistor akan aktif apabila diberikan arus pada basis transistor sebesar :



Saat kondisi saturasi, transistor seperti sebuah saklar yg tertutup (on) sehingga arus dapat mengalir dari kolektor menuju emitor. Sedangkan saat kondisi cutoff, transistor seperti sebuah saklar yg terbuka (off) sehingga tidak ada arus yg mengalir dari kolektor ke emitor.


Agar transistor dapat bekerja sebagai saklar, ada beberapa hal yg harus diperhatikan diantaranya :
  1. Menentukan Ic
Ic adalah arus beban yg akan mengalir dari kaki kolektor ke emitor. Besarnya arus beban ini tidak boleh lebih besar dari Ic maksimum yang dpt dilewatkan oleh transistor. Arus beban ini dapat dicari dengan persamaan berikut :

  1. Menentukan hfe transistor
Setelah arus beban yg akan dilewatkan pada transistor diketahui maka selanjutnya adalah menentukan transistor yg akan dipakai dgn syarat spt berikut :
  1. Menentukan Rb
Setelah transistor yg akan dipakai sebagai saklar telah ditentukan maka selanjutnya adalah menentukan hambatan pada basis (Rb). Besarnya Rb ini dapat dicari dengan persamaan berikut :

Dari data gambar skema rangkaian yang dipergunakan pada rangkaian transistor sebagai saklar yang dihubung ke sistem mikrokontroler
Diketahui :
Vbb = tegangan pin mikrokontroller saat kondisi logika high (nilanya 5 volt)
Dari datasheet Transistor bc 547 diperoleh data hfe dengan nilai mendekati 100 dan Vbe = 0,7 volt
( datasheet terlampir pada folder datasheet)
Dari datasheet SONGLE RELAY diperoleh data bahwa untuk koil relay dengann tegangan kerja 5 volt diperoleh data bahwa arus relay adalah 89.3 miliAmpere
( datasheet terlampir pada folder  datasheet)

Dari data di atas dapat di hitung
Ib = Ic/hfe
Ib = 89,3 miliAmpere / 100
Ib = 0,893 miliAmpere

Rb = ( Vbb – Vbe )/Ib
Rb = (5 volt – 0,7 volt )/ 0,893 miliAmpere
Rb = 4,3 volt / 0,893 miliAmpere
Rb = 4815 ohm
Nilai resistor yang ada dipasaran dan mendekati nilai tersebut adalah 4700 ohm atau 4,7k ohm, jadi diputuskan bahwa nilai resistor basis adalah 4700 ohm atau 4,7k ohm,
Ada baiknya pula kita menambahkan dioda (1N4001) seperti pada gbr rangkaian diatas. Dioda ini berfungsi sebagai proteksi transistor untuk menghubung singkat tegangan induksi yg mgkn terjadi saat peralihan kondisi dari on ke off.

Related Posts

Perhitungan Resistor Basis pada rangkaian Transistor sebagai saklar Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS
4/ 5
Oleh

1 comments:

March 3, 2014 at 7:05 PM delete

mas, itu hfe>5xIcbeban/Icmax dapat referensi dari mana yah???

Reply
avatar

Silakan dikomentari