Tuesday, May 20, 2014

Kendali sms atmega : Paket hemat belajar sms controller dengan at mega 16 , atau at mega 8535 atau at mega 32 Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

Paket hemat belajar sms controller dengan at mega 16 , atau at mega 8535 atau at mega 32

paket terditi dari : 

1. Modem serial rs 232 + modifikasi konektor dengan system mikrokontroller sms controller + power suply
2. Usb asp downloader + kabel usb printer + cd driver + panduan penggunaan bonus software pendukung + video cara penggunaan downloader usb asp + file pcb dan firmware downloader jika anda menginginkan untuk membuat usb downloader sendiri.
Keterangan : terpisah dari papan system mikrokontroller sms controller sehingga memungkinkan untuk di lepas dan dipergunakan untuk mendownload firmware(program) ke ic/system minimum mikorkontroller yang lain.
3. Hardware system sms controller yang dilengkapi :
- 3 push button
- 3 led output
- 1 relay
- 1 fitting lampu 220volt ac + kabel power
- 1 Converter rs232 db 9
- 1 LCD
- 1 multitone (akses adc, untuk percobaan tele metri / pengukuran data adc via sms)
- Dilengkapi CD panduan berisi panduan penggunaan Hardware system sms controller, penjelasan source code, source code siap pakai, tinggal compile lalu download dan test
4. Fitting lampu 220volt + kabel power supply
5. Power supply 12 volt (adaptor)
Berikut ini adalah gambar dari Paket hemat belajar sms controller dengan at mega 16 , atau at mega 8535 atau at mega 32 (maaf gambar kebalik),



New Packaging (With out the lamp Fitting)





HARGA 900 rb

SMS / CALL 085743320570 (taufik adi sanjaya)
atau email taufiksanjaya@yahoo.com

Mikrokontroller bawaan adalah at mega 16 yang dapat diganti dengan at mega 8535 / at mega 32 , sesuai keinginan anda.

video uji coba Paket hemat belajar sms controller dengan at mega 16 , atau at mega 8535 atau at mega 32

1 Kirim SMS saat tombol ditekan
http://www.youtube.com/watch?v=BDbmB5jlziw&feature=youtu.be

 http://www.youtube.com/watch?v=1Pg6gfP-qu4&feature=youtu.be


2. SMS Controller (kendali via sms)
http://www.youtube.com/watch?v=MV5FT7Jz06o&feature=youtu.be

3 Terima menggunakan modem wavecom

http://www.youtube.com/watch?v=-ps1YK5FW_U&feature=youtu.be 

4 kirim sms saat tombol di tekan / dilepas

http://www.youtube.com/watch?v=UEStILlthOE&feature=youtu.be

kirim sms saat tombol ditekan atau dilepas taufik adi sanjaya 085743320570



Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
FB : Taufik Adi Sanjaya
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, Jetis, Bantul 55781.

Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com





Tuesday, May 13, 2014

Kendali LED via jaringan LAN menggunakan arduino + Ethernet shield Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

Kendali LED via jaringan LAN menggunakan arduino + Ethernet shield


Dalam hal ini komputer sebagai server saya setting dengan I 192.168.0.1
Sedangkan arduino uno 1 IP nya saya set 192.168.0.2
Port komunikasi saya set di 55666
Pada aplikasi contoh memang saya set parameter sebagaimana keterangan di atas
Berikut ini adalah tampilan sederhana contoh aplikasi Kendali LED via jaringan LAN menggunakan arduino + Ethernet shield


Sebenar nya berapapun jumlah arduino yang terhubung ke Ethernet shield tidaklah menjadi masalah. Yang menjadi masalah adalah jumlah port konektor pada LAN HUB (switch hub lan).
Untuk video pengujian Kendali LED via jaringan LAN menggunakan arduino + Ethernet shield
Dapat dilihat pada video di bawah ini



Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
FB : Taufik Adi Sanjaya
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, Jetis, Bantul 55781.

Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com












Monitoring suhu dengan arduino + Ethernet shield + Delphi + mysql Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

Monitoring suhu dengan arduino + Ethernet shield + Delphi + mysql
Berikut ini adalah tampilan aplikasi Monitoring suhu dengan arduino + Ethernet shield + Delphi + mysql
Aplikasi berikut adalah tampilan aplikasi server (logging data ke database)


 Saya menggunakan arduino UNO , Ethernet shield sebagai jembatan interface antara mikrokontroler arduino dengan Delphi via komunikasi TCP IP.
Dalam hal ini komputer sebagai server saya setting dengan I 192.168.0.1
Sedangkan arduino uno 1 IP nya saya set 192.168.0.2
Arduino uno 3 saya set IP 192.168.0.3
Harga arduino di pasaran sekitar 300.000
Sedangkan harga Ethernet shield sekitar 250.000
Aplikasi ini dikembangkan dengan client yang dapat mengecek database suhu yang tersimpan dikomputer server, jadi dari komputer client, user dapat melihat database suhu yang ada di komputer server, berikut ini adalah halaman akses database di server

Sedangkan gambar berikut nya adalah gambar aplikasi client ketika menampilkan database suhu yang ada.
Video pengujian Monitoring suhu dengan arduino + Ethernet shield + Delphi + mysql dapat dilihat pada video di bawah ini




Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
FB : Taufik Adi Sanjaya
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, Jetis, Bantul 55781.

Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com




























Wednesday, May 7, 2014

Project dengan Arduino Uno : Pembuatan Informasi Area Parkir Mobil dengan Arduino Uno dan Visual Basic 6.0 (INTERFACE) Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

Pembuatan Informasi Area Parkir dengan Arduino Uno dan Visual Basic 6.0 (INTERFACE)


Tulisan  ini akan menunjukkan kepada Anda tentang salah satu penggunaan aplikasi interface dalam sebuah proyek sederhnan Informasi Area Parkir dengan Arduino Uno dan Visual Basic 6.0 (INTERFACE). Penjelasan sederhana cara kerja sistem ini :

sensor yang dipergunakan adalah sensor LDR untuk mendekteksi intensitas cahaya , dalam percobaan kali ini ditampilkan pengujian dengan 4 buah sensor cahaya  berupa LDR yang dikombinasikan dengan rangkaian penguat operasional sebagai pembanding (komparator), dimana sensor berfungsi mengecek intensitas cahaya, jika intensitas cahaya tinggi ini berarti tidak ada kendaraan yang parkir (sebagai catatan, sensor parkir di letakkan di bawah mobil yang hendak parkir, ), jadi ketika ada kendaraan yang parkir, asumsinya intensitas cahaya menurun dan komparataor akan menghasilkan output semisal LOW atau High sesuai dengan rangkaina sensor yang dibuat,dalam hal ini jika sensor LDR ke 1 tertutup , maka akan menghasilkan logika 0 pada pin keluaran op amp sebagai komparator dengan logika output berlogika low, dan menjadi masukkan bagi pin arduino uno untuk mengirimkan data serial "a" ke komputer, selanjutnya jika aplikasi di komputer yang dikembangkan dengan Visual basic 6 menerima karakter "a" akan mendisplaykan bahwa are B1 terisi, sedangankan jika data karakter diterima adalah "A", maka aplikasi akan menampilkan bahwa area B1 Kosong dan seyterusnya untuk sebamyak area parkir yang di desain



berikut ini video pengujian Project dengan Arduino Uno  : Pembuatan Informasi Area Parkir Mobil dengan Arduino Uno dan Visual Basic 6.0 (INTERFACE)



catatan : tidak menutup kemungkinan Project dengan Arduino Uno  : Pembuatan Informasi Area Parkir Mobil dengan Arduino Uno dan Visual Basic 6.0 (INTERFACE)
dikembangkan dengan aplikasi interface lain yang lain seperti Delphi , Visual C, Visual Basic. Net daln lainya,

kedepan akan kami postingkan mengenai kendali lampu / led dengan arduino uno menggunakan android via komunikasi nirkabel bluetooth



Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
FB : Taufik Adi Sanjaya
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, Jetis, Bantul 55781.

Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com



Sunday, May 4, 2014

Project dengan Arduino Uno : Kendali lampu dan led dengan Arduino Uno dan Visual Basic 6.0 (INTERFACE) Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

Kendali lampu dan led dengan Arduino Uno dan Visual Basic 6.0

posting kali ini berjudul Kendali lampu dan led dengan Arduino Uno dan Visual Basic 6.0 di mana arduino sudah memiliki port komunikasi serial secara langung on board mirkokontroler Arduino Uno, sehingga kita tidak memerlukan tambahan kabel usb to serial ttl ataupun usb to serial rs 232, namun jika mau dilakukan , hal tersebut tidaklah menjadi mssalah, masalah nya hanya 1 saja, nambah nambahin hardware dan biaya, tapi kalau tujuan nya di pergunakan untuk belajar ya syah syah saja.



Kali ini saya membuat sebuah proyek sederhana untuk pengontrolan on off lampu menggunakan Arduino Uno sebagai hardware pengendali dan visual basic 6.0 sebagai user interface nya, sederhana saja aplikasi ayng dibuat hanya sebatas untuk mengendalikan nyala padamnya led serta lampu 220. untuk menyalakan lampu dibuat aturan sebagai berikut :

Jika Arduino Uno menerima karakter "A" melalui komunikasi serial dari Aplikasi yang dibuat dengan Visual Basic 6.0 maka lampu atau LED ke-1 dinyalakan.

Jika Arduino Uno menerima karakter "a" melalui komunikasi serial dari Aplikasi yang dibuat dengan Visual Basic 6.0 maka lampu atau LED ke-1 dipadamkan.


Jika Arduino Uno menerima karakter "B" melalui komunikasi serial dari Aplikasi yang dibuat dengan Visual Basic 6.0 maka lampu atau LED ke-2 dinyalakan.

Jika Arduino Uno menerima karakter "B" melalui komunikasi serial dari Aplikasi yang dibuat dengan Visual Basic 6.0 maka lampu atau LED ke-2 dipadamkan.


Jika Arduino Uno menerima karakter "C" melalui komunikasi serial dari Aplikasi yang dibuat dengan Visual Basic 6.0 maka lampu atau LED ke-3 dinyalakan.

Jika Arduino Uno menerima karakter "c" melalui komunikasi serial dari Aplikasi yang dibuat dengan Visual Basic 6.0 maka lampu atau LED ke- 3 dipadamkan.

dan seterusnya hingga lampu atau LED ke- 8,

source code arduino
char t;
void setup()
{
  for(int i=2;i<=9;i++)
  {
    pinMode(i,OUTPUT);
    digitalWrite(i,LOW);
  }
  Serial.begin(9600);
}
void loop()
{
  while(Serial.available()>0)
  {
    t=Serial.read();
  }
  switch(t)
  {
    case 'A': digitalWrite(2,HIGH);break;
    case 'B': digitalWrite(3,HIGH);break;
    case 'C': digitalWrite(4,HIGH);break;
    case 'D': digitalWrite(5,HIGH);break;
    case 'E': digitalWrite(6,HIGH);break;

    case 'F': digitalWrite(7,HIGH);break;
    case 'G': digitalWrite(8,HIGH);break;
    case 'H': digitalWrite(9,HIGH);break;
   
   
    case 'a': digitalWrite(2,LOW);break;
    case 'b': digitalWrite(3,LOW);break;
    case 'c': digitalWrite(4,LOW);break;
    case 'd': digitalWrite(5,LOW);break;
    case 'e': digitalWrite(6,LOW);break;

    case 'f': digitalWrite(4,LOW);break;
    case 'g': digitalWrite(5,LOW);break;
    case 'h': digitalWrite(6,LOW);break;
  }



}

 
 source code Project dengan Arduino Uno  : Kendali lampu dan led dengan Arduino Uno dan Visual Basic 6.0 (INTERFACE) di atas masih ada kekurangan untuk menyalakan semuanya dan memadamkan semuanya, hehehe selamat mengoprek nya cluwnya untuk menyalakan semua lampu dengan Arduino Uno dan Visual Basic 6.0  dikirim data "1" via komunikasi serial, sedangan kan untuk memadamkan semua lampu dengan Arduino Uno dan Visual Basic 6.0  dikirim data "0" via komunikasi serial

Berikut ini adalah video pengujian Kendali lampu dan led dengan Arduino Uno dan Visual Basic 6.0



catatan : tidak menutup kemungkinan Project dengan Arduino Uno  : Kendali lampu dan led dengan Arduino Uno dan Visual Basic 6.0 (INTERFACE) dikembangkan dengan aplikasi interface lain yang lain seperti Delphi , Visual C, Visual Basic. Net daln lainya,

kedepan akan kami postingkan mengenai kendali lampu / led dengan arduino uno menggunakan android via komunikasi nirkabel bluetooth



Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, Jetis, Bantul 55781.

Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

Friday, May 2, 2014

Project dengan Arduino Uno PENDETEKSI GERAK dengan sensor PIR (Passive Infra Red) Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

Project dengan Arduino Uno PENDETEKSI GERAK dengan sensor PIR (Passive Infra Red)


Untuk mendeteksi gerakan, diperlukan sensor gerak yang biasa disebut Passive Infra Red (PIR),
yang cara kerjanya adalah mendeteksi adanya perbedaan/perubahan suhu sekarang dan
sebelumnya.

gambar 1 sensor Passive Infra Red (PIR),

gambar 2 pemasangan komponen Project dengan Arduino Uno PENDETEKSI GERAK dengan sensor PIR (Passive Infra Red)


sketch Project dengan Arduino Uno PENDETEKSI GERAK dengan sensor PIR (Passive Infra Red)

/*
Motion detector
*/
const byte ledPin = 13; // internal LED pada pin 13
const byte motionPin = 2; // pin Signal sensor gerak dihubungkan dengan port 2
byte senseMotion = 0; // variable deteksi gerak
void setup() {
pinMode(ledPin, OUTPUT);
pinMode(motionPin, INPUT);
}
void loop()
{
senseMotion = digitalRead(motionPin); // membaca nilai sensor gerak
if (senseMotion == HIGH) { // jika terdeteksi ada gerakan
digitalWrite(ledPin, HIGH);
delay(2000);
} else { // jika tidak ada gerakan
digitalWrite(ledPin, LOW);
}
}
Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, Jetis, Bantul 55781.

Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

Project dengan Arduino PENGUKUR JARAK menggunakan sensor ultrasonik Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS


Project dengan Arduino PENGUKUR JARAK menggunakan sensor ultrasonik

gambar 1. pemasangan komponen Project dengan Arduino PENGUKUR JARAK menggunakan sensor ultrasonik


gambar 2. sensor ultrasonic


sketch 1 Project dengan Arduino PENGUKUR JARAK menggunakan sensor ultrasonik tampil ke PC

Sketch:
const int pingPin = 7;
void setup() {
Serial.begin(9600);
}

void loop() {
long duration, cm;
pinMode(pingPin, OUTPUT);
digitalWrite(pingPin, LOW);
delayMicroseconds(2);
digitalWrite(pingPin, HIGH);
delayMicroseconds(5);
digitalWrite(pingPin, LOW);
pinMode(pingPin, INPUT);
duration = pulseIn(pingPin, HIGH);
cm = microsecondsToCentimeters(duration);
Serial.print(cm);
Serial.print("cm");
Serial.println();
delay(1000);
}
long microsecondsToCentimeters(long microseconds)
{
return microseconds / 29 / 2;
}

sketch 2 Project dengan Arduino PENGUKUR JARAK menggunakan sensor ultrasonik tampil ke LCD

#include <LiquidCrystal.h> // include library for LCD
LiquidCrystal lcd(12, 11, 5, 4, 3, 2); // pin to LCD
int pingPin = 7;
void setup()
{
lcd.begin(16, 2); // set up the LCD's number of rows and columns
}
void loop() {
long duration, cm;

pinMode(pingPin, OUTPUT);
digitalWrite(pingPin, LOW);
delayMicroseconds(2);
digitalWrite(pingPin, HIGH);
delayMicroseconds(5);
digitalWrite(pingPin, LOW);
pinMode(pingPin, INPUT);
duration = pulseIn(pingPin, HIGH);
cm = microsecondsToCentimeters(duration);
lcd.clear();
lcd.setCursor(0, 0);
lcd.print(cm);
lcd.print("cm");
delay(1000);
}
long microsecondsToCentimeters(long microseconds)
{
return microseconds / 29 / 2;
}


Catatan:
Sensor jarak ini banyak diimplementasikan untuk berbagai macam proyek robotik, misalnya:
- Penaksir jarak
- Robot obstacle avoider (Penghindar halangan)
- Radar pendeteksi benda asing
- Pengukur tinggi badan
- Pengukur ketinggian air

Membutuhkan Peralatan Berbasis Arduino ?
Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 085743320570
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, 
Jetis, Bantul 55781.

Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, Jetis, Bantul 55781.

Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

Project dengan Arduino Uno TERMOMETER DIGITAL Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

Project dengan Arduino Uno TERMOMETER DIGITAL

Untuk mengukur suhu, caranya cukup mudah. IC jenis LM 35 ini cukup praktis, bentuknya kecil
dan akurasinya tinggi. Cukup dengan menghubungkan kakinya ke kutub + , A0 dan – seperti
pada gambar, nilai tegangan listrik yang didapat akan dikonversi menjadi nilai suhu dalam
satuan derajat Celsius/Rheamur/Fahrenheit.

gambar 1 . pemasangan sensor suhu ke arduino Uno

gambar 2 . rangkaian sensor suhu



//Sketch Project dengan Arduino Uno TERMOMETER DIGITAL :
//Sketch 1 Nilai temperatur ditampilkan di layar komputer
int potPin = 0; // select the input pin for the LM35
float temperature = 0; // type float -> 2 angka di blkng koma
long val = 0; // tyle long = int, hanya range nilainya lebih besar
void setup()
{
Serial.begin(9600);
}


void loop()
{
if (Serial.available()) // if monitor screen opened
{
val = analogRead(potPin); // read the value from the sensor
temperature = (5.0 * val * 100.0)/1024.0; // convertion formula to Celcius
Serial.println(temperature); // write temperature to notebook monitor
// Serial.println((long)temperature); // jika nilainya ingin dibulatkan
}
delay(1000);
}



//Sketch Project dengan Arduino Uno TERMOMETER DIGITAL :
//Sketch 2 Nilai temperatur ditampilkan di layar LCD
#include <LiquidCrystal.h> // include library for LCD
LiquidCrystal lcd(12, 11, 5, 4, 3, 2); // pin to LCD
int potPin = 0; // select the input pin for the LM35
float temperature = 0;
long val = 0;
void setup()
{
lcd.begin(16, 2); // set up the LCD's number of rows and columns
}
void loop()
{
val = analogRead(potPin); // read the value from the sensor
temperature = (5.0 * val * 100.0)/1024.0; // convert to Celcius
lcd.clear(); // clear LCD screen
lcd.setCursor(0,0); // set text to LCD row 1
lcd.print("current temp. "); // some text to add meaning to the numbers
lcd.setCursor(0,1); // set text to LCD row 2
lcd.print((long)temperature); // writing temperature value
lcd.print(" deg.C");
delay(1000);
}



//Sketch Project dengan Arduino Uno TERMOMETER DIGITAL :
//Sketch 3 Thermometer digital dengan fitur lampu indikator
Tambahkan pengukur suhu ini dengan fitur lampu indikator (rangkaian traffict light) yang
menyala bergantian pada suhu tertentu. Gunakan logika IF-ELSE atau SWITCH-CASE.
int potPin = 0; // select the input pin for the LM35
float temperature = 0;
int suhu;
long val = 0;
int redLight = 7;
int yellowLight = 6;
int greenLight = 4;
void setup()
{
Serial.begin(9600);
pinMode(redLight, OUTPUT);
pinMode(yellowLight, OUTPUT);
pinMode(greenLight, OUTPUT);
}
void loop()
{
if (Serial.available()) // if monitor screen opened
{
val = analogRead(potPin); // read the value from the sensor
temperature = (5.0 * val * 100.0)/1024.0;
suhu = temperature;
Serial.println("Suhu sekarang adalah : ");
Serial.println((long)temperature);
if (suhu > 30) { // Jika lebih besar dari 30 derajat
digitalWrite(redLight,HIGH);
digitalWrite(yellowLight,LOW);
digitalWrite(greenLight,LOW);
}
if (suhu >=27 || suhu <= 30) { // Jika suhunya antara 27-30 derajat
digitalWrite(yellowLight,HIGH);
digitalWrite(greenLight,LOW);
digitalWrite(redLight,LOW);
}


if (suhu < 27) { // Jika suhunya kurang dari 27 derajat
digitalWrite(greenLight,HIGH);
digitalWrite(redLight,LOW);
digitalWrite(yellowLight,LOW);
}
}
delay(5000);
}


Catatan Project dengan Arduino Uno TERMOMETER DIGITAL
---------------------------- Jika menggunakan IF - ELSE
if (suhu > 24) //
{
}
if (suhu == 26) // ‘sama dengan’ ditulis dengan simbul == . Tidak sama dengan, simbulnya !=
{
}
if (suhu != 24 || suhu !=26) // simbul || artinya OR, sedangkan simbul && artinya AND
{
}
-------------------------- Jika menggunakan SWICH - CASE
switch (suhu)
{
case 24 : // Jika suhunya 24 derajat
……….
break;
case 26 : // Jika suhunya 23 derajat
……….
break;
default : // jika suhunya selain 23 dan 24 derajat
……….
}

Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, Jetis, Bantul 55781.

Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

Project dengan Arduino Uno SENSOR CAHAYA PHOTOCELL / LDR Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

Project dengan Arduino Uno SENSOR CAHAYA PHOTOCELL / LDR

Dengan sensor cahaya LDR (Light Dependent Resistor), Lampu akan otomatis menyala (On) jika
sensor tidak terkena cahaya (gelap). Sebaliknya, lampu akan mati (Off ) apabila sensor terkena
cahaya terang.


Sketch: Program Lampu otomatis gelap/terang

Int sensorPin = 0; // pin signal LDR dihubungkan ke Port Analog 0 Arduino
Int ledPin = 13; // pin untuk LED
int sensorValue = 0; // variable nilai yg dihasilkan sensor
void setup()
{
pinMode(ledPin, OUTPUT);
Serial.begin(9600); // untuk membaca data pada serial port di layar monitor
}

void loop()
{
sensorValue = analogRead(sensorPin); // membaca nilai dari sensor:
Serial.println(sensorValue); // menulis nilai sensor di layar monitor
if (sensorValue <= 500 ) // tentukan batas intensitas cahaya 0 - 1024
{
digitalWrite(ledPin, HIGH); // menyalakan lampu LED (on)
}
else
{
digitalWrite(ledPin, LOW); // mematikan lampu LED (off)
}
}


Catatan: Pin signal modul LDR (juga keluarga resistor yg lain, misalnya Potensiometer,
Thermistor) dihubungkan dengan port Analog Arduino, bukan port digital

Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, Jetis, Bantul 55781.

Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

Project dengan arduino Uno PENGATURAN OUTPUT DENGAN PULSE WITH MODULATION (PWM) Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

Project dengan arduino Uno PENGATURAN OUTPUT DENGAN PULSE WITH MODULATION (PWM)

PWM adalah singkatan dari Pulse With Modulation, yang fungsinya untuk mengatur besaran
output digital dalam range tertentu ( 0 – 255 ). Konsep PWM ini banyak diimplementasikan
untuk pengaturan kecepatan motor, besaran intensitas cahaya, dan keperluan lainnya.
Arduino memiliki 6 pin PWM, yaitu pin 3, 5, 6, 9, 10, 11. Oleh karena itu, motor ataupun lampu
yang akan dikontrol harus dihubungkan dengan pin PWM tersebut.




gambar Project dengan arduino Uno PENGATURAN OUTPUT DENGAN PULSE WITH MODULATION (PWM)


// Program pengaturan intensitas cahaya
int ledPin = 9; // PWM pin for the LED
void setup() {} // no setup needed
void loop() {
for (int i=0; i<=255; i++) // ascending value for i
{
analogWrite(ledPin, i); // sets brightess level to i
delay(100); // pauses for 100ms
}
for (int i=255; i>=0; i--) // descending value for i
{
analogWrite(ledPin, i); // sets brightess level to i
delay(100); // pauses for 100ms
}
}


Catatan:
for (int i=0; i<=255; i++) = naik +1 secara berulang .
for (int i=0; i<=255; i+=5) = naik +5 secara berulang
Cobalah memodifikasi peogram diatas dengan menggunakan 2 LED :
// dual fade
int redPin = 9; // Red LED connected to digital pin 9
int yellowPin = 10; // Yellow LED connected to digital pin 10
void setup() {
// nothing happens in setup
}
void loop() {
// fade in from min to max in increments of 5 points:
for(int fadeValue = 0 ; fadeValue <= 255; fadeValue +=5) {
// sets the value (range from 0 to 255):
analogWrite(redPin, fadeValue);
analogWrite(yellowPin, (255 - fadeValue));
// wait for 30 milliseconds to see the dimming effect
delay(30);
}
// fade out from max to min in increments of 5 points:
for(int fadeValue = 255 ; fadeValue >= 0; fadeValue -=5) {
// sets the value (range from 0 to 255):
analogWrite(redPin, fadeValue);
analogWrite(yellowPin, (255 - fadeValue));
// wait for 30 milliseconds to see the dimming effect
delay(30);
}
}


Sketch diatas dapat dikembangkan menjadi lebih dinamis dengan menambah potentiometer
sebagai pengatur intensitas cahaya. Cara pemasangan potentiometer sama dengan yang telah
dipraktikkan pada project 4, yaitu satu kaki ke kutub positif (+), kaki tengah ke pin A0 (Analog
0), dan kaki satunya ke kutup negatif (-). Adapun sketchnya dapat dimodifikasi menjadi sbb:


sketch : Program pengaturan intensitas cahaya menggunakan potentiometer
int potPin = 0;
int ledPin = 9;
int potValue = 0;

void setup()
{
//pinMode(int ledPin, OUTPUT);
}
void loop() {
potValue = analogRead(potPin) / 4; // Input analog nilainya 1024. Harus / 4 agar jadi (0- 255)
//potValue = map(val, 0, 1023, 0, 254); // cara lain mengkonversi nilai 0-1024 menjadi 0-255
analogWrite(ledPin, potValue);
}
//potValue pada analogWrite nilainya 0-255.

Catatan:
Selanjutnya, project tersebut diatas dapat dimodifikasi menjadi pengendali putaran motor
dengan potentiometer. Pada prinsipnya, hanya perlu mengganti LED dengan motor DC.
Sketch tetap menggunakan pengaturan output dengan PWM, sebagaimana contoh pengaturan
intensitas cahaya dengan potensiometer diatas.
Arus output dari Arduino tidaklah cukup untuk menggerakkan motor jenis TAMIYA, sehingga
diperlukan rangkaian penguat untuk menggerakkannya (H-Bridge Motor Driver)

Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, Jetis, Bantul 55781.

Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

Project dengan Arduino Uno bermain RINGTONE Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS


Project dengan Arduino Uno bermain RINGTONE


gambar rangkaian Project dengan Arduino Uno bermain RINGTONE

sketch 1 Program Ringtone  dengan arduino Uno
int speakerPin = 9; // kutup + buzzer atau speaker dipasang pada pin 9 Arduino
//LAGU 1 (DO RE MI FA SOL …)
int length = 16; // ini panjang lagu
char notes[] = "cdefgabCCbagfedc"; // ini lagunya
int beats[] = { 1, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 4, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 4 }; // ini ketukannya

hayo tebak; lagu apakah ?



sketch 2 Program Ringtone  dengan arduino Uno
// LAGU 2 (Twinkle twinkle)
int length = 15; // ini panjang lagu
char notes[] = "ccggaagffeeddc "; // ini lagunya
int beats[] = { 1, 1, 1, 1, 1, 1, 2, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 2, 4 }; // ini ketukannya
*/
/*
//LAGU 3 (do mi sol Do …Do sol mi do)
int length = 8 ; // ini panjang lagu
char notes[] = "cegCCgec"; // ini lagunya
int beats[] = { 1, 1, 1, 4, 1, 1, 1, 4 }; // ini ketukannya
*/
int tempo = 300;
void playTone(int tone, int duration) {
for (long i = 0; i < duration * 1000L; i += tone * 2) {
digitalWrite(speakerPin, HIGH);
delayMicroseconds(tone);
digitalWrite(speakerPin, LOW);
delayMicroseconds(tone);
}
}
void playNote(char note, int duration) {
char names[] = { 'c', 'd', 'e', 'f', 'g', 'a', 'b', 'C' };
int tones[] = { 1915, 1700, 1519, 1432, 1275, 1136, 1014, 956 };
// play the tone corresponding to the note name
for (int i = 0; i < 8; i++) {
if (names[i] == note) {
playTone(tones[i], duration);
}
}
}
void setup() {
pinMode(speakerPin, OUTPUT);
}
void loop() {
for (int i = 0; i < length; i++) {
if (notes[i] == ' ') {
delay(beats[i] * tempo); // rest
} else {
playNote(notes[i], beats[i] * tempo);
}
// pause between notes
delay(tempo / 2);
}
}

Catatan:
Suara yang dihasilkan buzzer untuk Project dengan Arduino Uno bermain RINGTONE kualitasnya kurang baik, karena buzzer diperuntukkan sebagai alarm.
Untuk kualitas yang lebih baik, sebaiknya buzzer diganti dengan speaker kecil 8 Ohm.

Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
FB : Taufik Adi Sanjaya
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, Jetis, Bantul 55781.

Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

Project dengan Arduino Uno GENERATOR SUARA / ALARM Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS


Project dengan Arduino Uno GENERATOR SUARA / ALARM



gambar1 pemasangan komponenen Project dengan Arduino Uno GENERATOR SUARA / ALARM


sketch 1 Project dengan Arduino Uno GENERATOR SUARA / ALARM : Program untuk membunyikan buzzer / alarm
int buzz = 9; // BUZZER kutub positive (+) di pin 9
void setup() {
pinMode(buzz, OUTPUT);
}
void loop() {
digitalWrite(buzz, HIGH);
delay (1000);
digitalWrite(buzz, LOW);
delay (1000);
}


sketch 2Project dengan Arduino Uno GENERATOR SUARA / ALARM :  Alarm dengan pengaturan volume

// Alarm dengan pengaturan volume
int buzz = 9; // BUZZER
void setup() {
pinMode(buzz, OUTPUT);
}
void loop() {
analogWrite(buzz, 255); // nilai AnalogWrite antara 0 - 255
delay (1000);
analogWrite(buzz, 0);
delay (1000);
}


catatan

- digitalWrite(buzz, HIGH); -> Akan memberikan tegangan 5v kepada buzzer
- analogWrite(buzz, 255); -> Akan memberikan tegangan 5v kepada buzzer
- Nilai AnalogWrite berkisar 0 – 255 ( diaplikasikan untuk pengaturan volume, cahaya, dll)
Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
FB : Taufik Adi Sanjaya
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, Jetis, Bantul 55781.

Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

Project dengan arduino Uno SWITCH ON/OFF SEBAGAI INPUT MIKROKONTROLER Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

Project dengan arduino Uno SWITCH ON/OFF SEBAGAI INPUT MIKROKONTROLER



gambar 1 skematik Project dengan arduino Uno SWITCH ON/OFF SEBAGAI INPUT MIKROKONTROLER

gambar 2 pemasangan komponen Project dengan arduino Uno SWITCH ON/OFF SEBAGAI INPUT MIKROKONTROLER


beberapa sketch Project dengan arduino Uno SWITCH ON/OFF SEBAGAI INPUT MIKROKONTROLER

Sketch 1 : Program push button Switch untuk tombol Bell pintu
int buttonPin = 7; // pin signal modul Switch dihubungkan ke pin 7 Arduino
int ledPin = 13; // nomor pin LED internal Arduino
int buttonState = 0; // nama variable status switch
void setup() {
pinMode(buttonPin, INPUT); // tombol tekan (push button) sebagai input:
pinMode(ledPin, OUTPUT); // LED pin sebagai output:
Serial.begin(9600); // untuk membaca data pada serial port di layar monitor
}

void loop() {
buttonState = digitalRead(buttonPin); // membaca nilai tombol tekan (sensor digital)
Serial.println(sensorValue); // menulis nilai sensor di layar monitor
if (buttonState == HIGH) // check apakah tombol pushbutton ditekan
{
digitalWrite(ledPin, HIGH); // nyalakan LED (on)
}
else
{
digitalWrite(ledPin, LOW); // matikan LED (off)
}
}

Catatan Sketch 1 : Program push button Switch untuk tombol Bell pintu Ganti LED dengan Buzzer (perhatikan polaritas kaki positif / negatif )


Sketch 2: Program push button Switch untuk saklar ON / OFF Lampu
// Program toogle Switch On - Switch Off
int buttonPin = 7; // the pin that the pushbutton is attached to
int ledPin = 13; // the pin that the LED is attached to
int buttonState = 0; // current state of the button
int lastButtonState = 0; // previous state of the button
int buttonPushCounter = 0; // counter for the number of button presses
void setup() {
pinMode(buttonPin, INPUT);
pinMode(ledPin, OUTPUT);
}
void loop() {
buttonState = digitalRead(buttonPin); // membaca nilai tombol tekan (sensor digital)
if (buttonState != lastButtonState) { // jika nilai sekarang tidak sama dengan nilai terakhir
if (buttonState == HIGH) {
buttonPushCounter++;
}
}
lastButtonState = buttonState;
if (buttonPushCounter % 2 == 0) {
digitalWrite(ledPin, HIGH);
}
else {
digitalWrite(ledPin, LOW);
}
}

Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
FB : Taufik Adi Sanjaya
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, Jetis, Bantul 55781.

Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

Komunikasi Serial Arduino Uno dan Komputer Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS



Komunikasi Serial Arduino Uno dan Komputer
Komunikasi antara Arduino Uno dan komputer dapat dilakukan melalui port serial (via USB). Dalam hal ini, Arduino Uno tidak hanya bisa membaca data dari komputer yang ada di port serial, melainkan juga dapat mengirim data ke komputer. Jadi, komunikasi yang dilakukan bersifat dua arah.
Beruntung sekali, Arduino IDE menyediakan fasilitas untuk melakukan komunikasi dua arah tersebut melalui Serial Monitor. Dengan menggunakan fasilitas ini, Anda bisa mengirim data ke Arduino Uno dan sebaliknya bisa membaca kiriman dari Arduino Uno. Tentu saja, hal ini memungkinkan Anda bisa mengontrol Arduino Uno melalui komputer dan memantau sesuatu yang sedang terjadi di Arduino Uno. Sebagai contoh, Anda bisa mengirim isyarat untuk menghidupkan lampu atau memeriksa suhu di Serial Monitor.

Perintah untuk Komunikasi Serial
Perintah yang berhubungan dengan komunikasi serial ditangani oleh objek bernama Serial. Fungsi-fungsi yang tersedia di objek Serial ditunjukkan di Tabel
Tabel Fungsi-fungsi untuk berkomunikasi secara serial
Fungsi
Keterangan
Serial.begin (kecepatan)
Serial.begin() berguna untuk menentukan kecepatan pengiriman dan penerimaan data melalui port seril. Kecepatan yang umum digunakan adalah 9600 bit per detik (9600 bps). Namun, kecepatan hingga 115.200 didukung oleh Arduino Uno.
Contoh:
Serial.begin(9600)
Digunakan untuk menentukan kecepatan sebesar 9600 bps.
Serial.end()
Serial.end() digunakan untuk menghentikan komunikasi serial.
Serial.read()
Serial.read() berguna untuk membaca satu byte data yang terdapat di port serial. Setelah pemanggilan Serial.read(), jumlah data di port serial berkurang satu. Untuk membaca seluruh data, diperlukan perintah semacam berikut:
int data;
while (Serial.available()) {
data = serial.real();
}
Serial.print(data)
Serial.print(data, format)
Serial.print() berguna untuk mengirimkan data ke port serial. Apabila argument format disertakan, data yang dikirim akan menyesuaikan dengan format tersebut. Dalam hal ini, format yang digunakan bisa berupa:
·      DEC (formt decimal atau baris 10)
·      HEX (formt heksadesimal atau basis 16)
·      OCT (format oktal atau basis 8)
·      BIN (format biner atau basis 2)
Jika argumen hanya satu, hasilnya dalam bentu string.
Contoh:

Serial.print(65);                  // Menghasilkan 65
Serial.print(65, DEC);        // Menghasilkan 65
Serial.print(65, HEX);        // Menghasilkan 41
Serial.print(65, OCT);        // Menghasilkan 101
Serial.print(65, BIN);         // Menghasilkan 100001
Serial.print() memberikan nilai balik berupa jumlah karakter yang dikirim.
Serial.println(data)
Serial.println(data, format)
Perintah ini secara prinsip sama dengan Serial.print(). Bedanya, Serial.println() menambahkan “\r\n” (carriage return dan linefeed) yang memberi efek perpindahan baris di dalam tampilan.
Serial.println() memberikan nilai baik berupa jumlah karakter yang dikirim.
Serial.flush()
Sesungguhnya, data yang ada di port ditaruh di suatu penyangga (buffer) di Arduino Uno. Nah, untuk mengosongkan isi penyangga dan hendak membaca data terbaru, perlu dilakukan pemanggilan terlebih dahulu seperti berikut:
Serial.fush();
Serial.parselnt()
Serial.parselent() menghasilkan bilangan bulat yang terdapat di port serial.
Serial.parseFloat()
Serial.parseFloat() menghasilkan bilangan titik mengambang (real) yang terdapat di port serial.

Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
FB : Taufik Adi Sanjaya
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, Jetis, Bantul 55781.

Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India