Monday, September 29, 2014

MEMAHAMI lebih dalam RANGKAIAN DASAR TRANSISTOR (Transistor mempunyai HFE) by Sarono Elektronika Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

MEMAHAMI lebih dalam RANGKAIAN DASAR TRANSISTOR
(Transistor mempunyai HFE)




Pada
RANGKAIAN DASAR TRANSISTOR sebagai SAKELAR sudah diperkenalkan rangkaian dasar transistor sebagai sakelar mari kita perdalam lebih lanjut skema tersebut.
1. Bagi battery 1 (BAT1) RB dan Dioda B-E adalah seri.
2. Bagi battery 2 (BAT2) RC dan C-E adalah seri (CE mengandung dioda terpasang terbalik dan R variabel).
3. Arus mengalir dari positip Battery 1 ke RB - ke Diode BE - ke negatif Bat.1, maka terjadi arus BE (atau disingkat arus Basis saja) Ib = (Batt1-0,6)/Rb .... pada gambar itu 10 uA = 0,000010 A.
4. Arus yang sangat kecil ini masuk ke Basis dan transistor mempunyai "sifat" yaitu : "menguatkan arus searah" yang disebut HFE, misalkan 150 kali. Dengan sifat ini TR akan "memaksa" arus dari Colektor ke Emitor atau disingkat I CE atau selanjutnya disebut Ic (saja).
5. TR akan "memaksa" IC sebesar 150 kali nya dari Ib atau sebesar = Ic = 10uA x 150 = 1.500 uA = 1,5 mA = 0,0015 A.
6. Dari sini kita lihat "seolah - olah" TR bisa "berfikir" dan berusaha menurunkan nilai R ce nya (lihat model simulasi yang saya buat pada postingan sebelumnya), untuk sedemikian mencapai 150 kalinya Ib ATAU kalaupun tidak bisa mencapai 150 kali nya, TR akan berusaha semaksimal yang bisa di capai (selanjutnya di batasi oleh R kolektor - Rc).
7. Sifat nomor 6 ini, oleh para engginer elektronika disebut dengan TR mempunyai sifat sebagai sumber arus konstan, dan mereka menggambarkan CE sebagai sumber arus konstan. Tetapi saya menggambar dengan cara lain yaitu model : Dioda CE paralel dengan Resistor yang bisa berubah harga pada CE nya.
8. Selanjutnya : Dengan arus yang ditentukan "oleh" TR sebesar 1,5 mA, mengalir juga lewat R kolektor (Rc) sebesar hukum ohm = Vrc = 0,0015 A x 3.000 ohm = 4,5 Volt.
9. Karena pada Rc dan CE adalah pembagi tegangan (bagi batt 2) maka tegangan pada CE tinggal sisa nya = 9 V - 4,5 = 4,5 V.
Pada bahasan kali ini kita hanya fokus pada PENGUATAN ARUS DC pada transistor atau yang di kenal dengan HFE.
Setiap TR mempunyai HFE yang berbeda beda, sayang nya walaupun satu type, walaupun dalam produksi di hari yang sama, nilai HFE tidak selalu sama.
Contoh :
TR type BD139, mempunyai HFE 40 s.d. 160 kali, itu pun tergantung pada besar Vce dan Ic yang diterapkan, padahal Ic ditentukan oleh HFE (membingungkan bukan ?).
Menghadapi hal ini para engginer biasanya mengukur dahulu (itupun nilai nya berubah karena Vce dan Ic yang diterapkan) atau menganggap HFE pada nilai yang terendah.
Karena itu pada Data transistor biasanya di cantumkan nilai HFE min (HFE minimal).
KESIMPULAN :
1. Transistor mempunyai Faktor Penguatan Arus Basis ke Arus Kolektor yang disebut HFE.
2. Transistor akan berusaha mengalirkan arus Kolektor sebesar Ib x HFE atau semaksimal yang bisa di capai, dengan cara menurunkan R ce nya, bahkan hinga nilai Rce sampai ke angka NOL.
3. Nilai HFE bukan angka pasti karena nya dalam rancangan biasanya di lakukan pengukuran HFE dahulu (itupun masih tidak tetap tergantung Vce dan Ic yang diterapkan) atau menganggap pada HFE minimum nya.

TR ada yang bisa dilalui Ic yang besar dan yang hanya bisa dilalui arus Ic yang kecil saja, beberapa type bisa saya sebut sbb.: Berarus kecil (NPN semua) = 2SC 828 (C828), lebih besar : BD 139 atau 2SD400 (D400), lebih besar 2SD313 (D313), lebih besar lagi 2N3005. 

(LIHAT PADA DATASHEET NYA)

Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, 

Jetis, Bantul 55781.
Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

PENGENALAN TRANSISTOR by Sarono Elektronika Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

PENGENALAN TRANSISTOR


Pada bahasan yang lalu yaitu pada pembahasan 9.a. tentang pengenalan dioda telah di ketahui bahwa, jika :
1. Bahan Silikon yang tadi nya netral di "kotori" dengan bahan alumunium, maka sifat nya menjadi silikon yang kekurangan elektron atau bersifat Positip (P).
2. Bahan Silikon yang di kotori dengan bahan Phospor maka sifat silikon menjadi kelebihan elektron atau bersifat Negatif (N).
Jika bahan tersebut disusun dan saling "dipertemukan" seperti gambar 1a atau gambar 1b, maka akan jadi komponen yang nama nya transistor.
Yang gambar 1a. menjadi komponen Transistor NPN dan yang gambar 1b akan menjadi transistor PNP.
Nama lengkap nya adalah "transistor pertemuan = junction transistor".
Tetapi kalau disusun dengan ukuran sama besar tidak akan jadi transistor tetapi hanya jadi 2 dioda yang saling ter hubung.
Agar menjadi fungsi Transistor maka :
1. Basis (B) dibuat sangat tipis
2. Colektor (C) di buat lebih besar dari Emitor (E) nya
Lalu di hubungkan keluar dengan kawat sehingga menjadi kaki - kaki transistor, dan di kemas dalam berbagai bentuk.
Contoh nya seperti gambar 2.



Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, 
Jetis, Bantul 55781.
Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

SKEMA TRANSISTOR dan CARA PANDANG nya by Sarono Elektronika Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

SKEMA TRANSISTOR dan CARA PANDANG nya
Pada bahasan sebelum nya kita sudah tahu bagaimana TR di buat, mirip dengan 2 dioda yang di satukan, tetapi hanya mirip tetapi TIDAK SAMA.
Skema transistor di tunjukkan pada gambar 1a dan 1b.
Fungsi Tr (Transistor) NPN atau PNP adalah sama, hanya berbeda polaritas nya saja.
Antara satu transistor dengan transistor lainpun fungsi nya sama, hanya berbeda SPESIFIKASI (ke khususan masing - masing).
1. Pada gambar 1a dan 1b tampak bahwa simbol basis, berbeda dengan dengan kolektor emitor dan mengesankan elektroda yang "mengendalikan".
2. Pada gambar 1a dan 1b tampak pula bahwa simbol Colektor (C) dan Emitor (E) mirip hanya berbeda pada simbol Emitor sebagai tanda panah.
Tanda Panah menandakan arah arus (nanti nya).
3. Pada NPN simbol panah nya keluar menandakan arah arus nanti nya dari Colektor (masuk) ke Emitor (Keluar).
4. Pada PNP simbol panah nya masuk ke emitor menandakan arah arus nanti nya dari Emitor ke Colektor.
5. Antara Basis ke Emitor dan dari Colektor ke Basis merupakan bahan silikon PN, menyerupai Dioda.

Cara pandang terhadap TR tidak sepenuhnya kita anggap dioda tetapi lebih mirip simbol di gambar 1c.
(Model menggambar ini adalah model yang saya buat sendiri, dan pendapat saya sendiri untuk mencoba nantinya menerangkan cara kerja TR).
Mungkin model ini (gambar 1c) kurang tepat, tetapi silahkan di uji nanti nya dari cara kerja nya ....
Pada gambar 1c. (NPN) Tr saya gambarkan (bahasan untuk Tr NPN) :
1. Ada dioda kesatu antara Basis dan Emitor di mana Basis = Anoda dan Emitor = Katoda, sehingga arus (nantinya) hanya bisa mengalir dari Basis ke Emitor (dioda mendapat tegangan muka maju).
2. Ada dioda kedua antara Basis dan Colektor di mana Basis = Anoda dan Colektor = Katoda, sehingga, jika kolektor lebih positip dari basis maka tidak akan ada arus dari colektor ke basis (dioda mendapat tegangan muka terbalik/reverse bias).
3. Ada dioda ketiga antara Colektor ke Emitor, terpasang muka terbalik sehingga tidak bisa mengalir arus dari kolektor ke emitor. Tetapi,
4. Ada Resistor Variabel yang paralel dengan dioda, yang nilai nya bisa berubah dari nol hingga tak terhingga ohm.
5. Ada kode "HFE" yang artinya Faktor Penguatan Arus DC dari arus Basis ke Arus Kolektor - Emitor (atau nanti disebut arus Colektor / Ic saja).
Cara pandang ini kita akan coba kembangkan untuk menerangkan cara kerja transistor nanti nya.



Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, 
Jetis, Bantul 55781.
Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

RANGKAIAN DASAR TRANSISTOR sebagai SAKELAR by Sarono Elektronika Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

RANGKAIAN DASAR TRANSISTOR sebagai SAKELAR
(Untuk memahami materi ini harus sudah menguasai materi materi sebelumnya, terutama soalpembagi tegangan dan materi lainnya).
Transistor (kelak) akan dapat di fungsikan sebagai :
1. "sakelar" yang fungsi nya hanya ON dan OFF saja, ON yaitu mengalirkan arus secara maksimal sesuai nilai R beban nya atau OFF tidak mengalirkan arus sama sekali, atau kalaupun ada sangat sangat kecil.
2. "penguat amplifier", yang dimaksud adalah menguatkan tegangan dan arus bolak balik (sinyal) yang sangat kecil, misalkan dari mikrofon, untuk dapat di "kuat kan" sehingga pada output nya bisa diberikan ke speaker.
Kita akan mulai dengan transistor sebagai fungsi sakelar. Rangkaian Dasar nya adalah seperti gambar 1.
Pada gambar 1 :
1. Sumber Tegangan 1 (Batt 1) untuk mengalirkan arus ke Basis - Emitor, selanjutnya disebut arus Basis Ib (saja). Merupakan rangkaian seri antara R basis (RB) dan dioda Basis - Emitor.
2. Sumber Tegangan 2 (Batt 2) untuk mengalirkan arus dari Tegangan sumber, ke R Colektor (Rc), terus ke Colektor- terus ke Emitor, terus ke Negatif nya Batt. 2.
3. Arus Basis di "stel" kecil saja di banding arus colektor.
Pada rangkaian itu :
1. Arus basis di stel pada kuat arus sebesar Ib = 10 uA = 0,000010 A, dan terjadi pembagian tegangan pada RB = 8,4 V dan Vbe = 0,6 V
2. Maka Mengalir arus Kolektor Ic = sebesar 1,5 mA = 0,0015 A
3. Arus IC menimbulkan tegangan pada Rc = 3.000 ohm x 0,0015 = 4,5 Volt
4. Terjadi pembagian tegangan antara Rc (VRc dan VCE) masing masing =4,5 Volt.
Kenapa ini terjadi ...?? Penjelasan penyusul ... di pahami dulu rangkaian nya dengan baik dengan rumus pembagi tegangan dan hukum ohm. Gunakan model TR pada materi 


SKEMA TRANSISTOR dan CARA PANDANG nya 


Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, 

Jetis, Bantul 55781.
Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

Wednesday, September 24, 2014

Instalasi Driver ARDUINO UNO R3 DI WINDOWS 7



Instalasi Driver ARDUINO UNO R3 DI WINDOWS 7
Berbeda dengan cara install Driver ARDUINO UNO R3 DI WINDOWS XP, dimana arduino akan terdeteksi secara otomatis, Instalasi Driver ARDUINO UNO R3 DI WINDOWS 7 membutuhkan sedikit cara yang berbeda, walau ujung ujung nya sama, tapi proses awalnya berbeda, ARDUINO UNO R3 tidak akan terdeteksi secara otomatis untuk langsung minta install driver DI WINDOWS 7.
1.       Colokkan port USB Arduino ke port USB komputer/laptop. Terkadang langsung muncul warning yang memberitahu kalau driver sukses diinstal.namun kadang ini tidak muncul, tenang saja., ada kemungkinan arduino Rusak, hahaha bercanda… jangan dianggap serius, nanti cepet tua, dan di benci istri muda.



2.       Hati hati, siapkan pentungan, dan jaga kemaluan anda baik baik, karena akan ada bahaya mengintai anda, Masuk ke Windows Explorer. Klik kanan My Computer. Pilih Properties. Muncul Control Panel. Pilih  Device Manager. Muncul warning “Unknown device (si dia membawa pentungan alias muncul warning), ini berarti Driver ARDUINO UNO R3 DI WINDOWS 7 belum
terinstall, ya iya lah, wong baru mau di install.



3.       Klik kanan pada warning tersebut, yaitu pada Unknown device (si dia membawa pentungan alias muncul warning tadi)


4.       Pilih Update Driver Software .... (pada si dia membawa pentungan alias muncul warning tadi)
5.       Muncul dialog box lagi., sebagaimana gambar di bawah ini, tenang sob, niatkan semuanya untuk ibadah, ini baru permulaan, masih akan ada ujian selanjutnya. Jangan terburu emosi, sruput dulu kupi susu nya


6.       Pilih Browse my computer for driver software. Muncul dialog box. Tentukan lokasi driver. Jika ambil yang di CD ada di CD:\Arduino-1.0.1\drivers. Atau mungkin ada di folder lain tempat anda menyimpan / meng-install software Arduino IDE



7.       Klik Next. Muncul peringatan security (belum gajian kayanya ini securitinya, keliatan banget rajin menjalankan tugas, eh salah habis gajian kayanya), Pilih aja Install this driver software anyway. Proses instalasi akan berjalan.




8.       Tunggu sampai proses instalasi selesai (proses ini kadang sedikit lama, api kadang cepat sekali)

9.       Jika sudah ada notifikasi Install Driver Sukses, tinggal Pastikan di Device Manager sudah terinstal dengan benar. Jika sudah seperti tampilan di bawah ini, waktunya ke rumah istri muda dulu, karena kerjaan anda yang pertama udah kelar. Selamat ea…


10.   Lanjut  Silahkan dicoba. Buka Arduino IDE (sketch). Pilih tipenya Arduino UNO. Dari menu Tools ààBoard ààArduino UNO hahaha numero Uno



11.   Tentukan nomor com serialnya. Dari menu Tools à Serial Port lalu tentukan nomor sesuai di Device Manager (cek lagi device managernya, oh iya kalo ada arduino yang lain terpasang , ntar com nya ada sebanya arduino yang terpasang ), kalo ada kabel USB to Serial pun akan sama, menambah daftar COM yang ada, sehingga anda harus menyesuakannya dengan baik, jangan masuk ke rumah istri orang, bisa berabe.


12.   Demikian sekian tutorial dari ane, semoga anda tidak menjadi koplak karenanya, this is my style.  Arduino UNO siap dipakai. Selamat berkarya dan salam damai

Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, 

Jetis, Bantul 55781.
Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

Cara Install Driver Arduino UNO pada Windows XP




Cara Install Driver Arduino UNO pada Windows XP
Colokkan arduino ke port usb pada PC atau Laptop anda
Akan muncul



Pilih install from a list or specific location




Klik next, akan muncul


Klik button browse, arahkan ke CD driver software arduino , lalu arahkan ke folder Driver


Klik OK lalu Next , akan muncul sbb





Lalu klik tombol next

Pilih continue anyway, Sehingga akan muncul 




Klik finish; ini berarti proses instalisasi arduino uno telah selesai; selanjutnya adalah mengecek apakah proses install driver arduino telah berhasil dengan baik ,
Caranya :
Klik start à my computerà klik kanan, pilih manage


Akan muncul



Klik pada bagian device manager lalu pilih port (COM & LPT)
Akan anda dapati sebagai mana gambar berikut ini,


Gambar tersebut menunjukkan bahwa arduino uno telah terinstall dengan baik dengan alamat di COM 1*, alamat com ini nantinya akan dipergunakan dalam proses penulisan program dari PC ke ARDUINO UNO (bahasa teknis nya disebut upload sketch).
Catatan :
Nomer COM 18, dapat di ubah misal menjadi COM1, COM2, COM3 dan seterusnya,
Selain itu, pada proses install di masing- masing komputer, mungkin saja terjadi perbedaan nomer COM, semisal  di komputer / laptop yang saya pergunakan , diperoleh COM 18, namun di komputer  lain bisa jadi nomer COM nya berbeda, semisal COM 11, COM 8 dan sebagainya.


Apakah anda mebutuhkan aplikasi  berbasis Arduino, baik stand alone maupun interface dengan Delphi /Visual Basic ?


Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, 

Jetis, Bantul 55781.
Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

Updown counter Arduino Visual Basic taufik 085743320570 http://blog.adisanjaya.com/

Akhirnya setelah utak atik sedikit, selesai juga akhir nya... sampai jam 00:26 saya mengutak atiknya, saya pun memutus kan untuk menulis postingan berjudul Updown counter Arduino Visual Basic taufik 085743320570 http://blog.adisanjaya.com/

 
kebetulan updown counter ini menggunakan seven segment sebagai display hardware dan interface GUI menggunakan Visual Basic sebagai sarana pemrogramannya, namun sebenarnya dengan Delphi pun bisa, dengan visual C pun ndak akan jadi masalah, gampang... komunikasi antara VB dengan arduino dilakuakn secara serial dengan langsung mencolokkan usb arduino ke komputer / laptop.


gambar skematik Updown counter Arduino Visual Basic adalah sebagai berikut :


seven segment adalah commin anoda, dengan transistor PNP sebagai driver selection  seven segment yang akan menampilkan angka, (jalur dataya kan sama kan ya, kok bisa nampil angka beda. ya itulah pegaruh dari diver selection)

berikut ini adalah video ujicoba Updown counter Arduino Visual Basic taufik 085743320570 http://blog.adisanjaya.com/



  butuh aplikasi  Updown counter Arduino dengan antar muka  Visual Basic ?

Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, 

Jetis, Bantul 55781.
Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com



Monday, September 22, 2014

Android Water Level Monitoring dengan Arduino Bluetooth dan Android Taufik Adi 085743320570

Iseng Menulis lagi, kali ini judul nya Android Water Level Monitoring dengan Arduino Bluetooth dan Android Taufik Adi 085743320570

Sensor nya bukan sensor ultrasonik, walaupun akan lebih baik lagi jika menggunakan sensor ultrasonic, tapi ya gini aja, karena sensor ultrasoniknya ndak ada di TKP alias udah kepake proyekan sebelum ini, akhirnya untuk level monitoring hanya menggunakan sensor berupa kabel,dipasang di posisi full, half dan empty, saat pin pin yang terkait terhubung dengan ground melalui air, maka akan mengirim notifikasi secara serial melalui komuikasi bluetooth.

berikut ini adalah tampilan aplikasi Android Water Level Monitoring dengan Arduino Bluetooth dan Android Taufik Adi 085743320570

ini adalah saat proses instalisasi ke HP  sampai ke tahap uji coba Android Water Level Monitoring dengan Arduino Bluetooth dan Android




ini adalah saat proses instalisasi ke HP  sampai ke tahap uji coba Android Water Level Monitoring dengan Arduino Bluetooth dan Android 

















sedangkan video di bawah ini menunjukkan proses ujicoba Android Water Level Monitoring dengan Arduino Bluetooth dan Android

video 2 di bawah ini juga menunjukkan proses ujicoba Android Water Level Monitoring dengan Arduino Bluetooth dan Android




 NB : aplikasi Android Water Level Monitoring dengan Arduino Bluetooth dan Android Taufik Adi pada sisi Android dibuat dengan software Basic 4 Android

sekian kalo butuh yang beginian, atau yang sejenisnya


Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, 

Jetis, Bantul 55781.
Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

Sunday, September 21, 2014

Neo 6m gps - Sensor Ultrasonic HY SRF 04- Arduino Uno- Modem Wavecom - Delphi - Google Maps , kombinasi yang cukup indah

Menulis lagi, sebuah catatan untuk memainkan neo 6m gps dengan dibersamai arduino uno, Sensor Ultrasonic HY SRF 04 kemudian di interfacekan dengan Delphi serta Google maps,. setelah beberapa waktu perjuangan akhirnya selesai juga permainan ini, cair dana nya Alhamdulillah.



ini ceritanya monitoring level cairang dalam sebuah kendaraan bergerak, anggap saja susu satu truk dalam tanki yang di angkutnya di monitoring level nya, serta dimonitoring juga posisi langitute dan latitude nya, sensor untuk mengetahuo level susu di dalam truk adalah Sensor Ultrasonic HY SRF 04, sedangkan untuk mengetahui posisi truk sedang berada dimana dipergunakan GPS neo 6m gps,
transfer data dari truk ke komputer monitoring menggunakan modem, dalam hal ini modem wavecom, yang terkenal bandel serta harga nya cukup murah, 350rb rupiah.

certitanya data level cairan susu dibaca lalu dikirim ke komputer monitoring, begitu pula data longitute dan latitude dibaca lalu dikirim via SMS menggunakan modem wavecom, data level cairan susu, serta koordinat ata longitute dan latitude ini selanjutnya diterima oleh modem yang terhubung pada aplikasi delphi, selanjutnya data data tersebut di baca oleh aplikasi delphi, kemudian ditampilkan data level cairan susu dan juga data data longitute dan latitude, selanjutnya aplikasi delphi membuka google map untuk mendapatkan posisi letak gps tersebut berada sehingga pengguna dapat memonitor dimana letak truk yang ditracking tadi,

ini source code di arduino nya

#include <SoftwareSerial.h>

#include <TinyGPS.h>
TinyGPS gps;
const int vcc_virtual = 8;
SoftwareSerial ss(10, 11);
  const int TRIG_PIN = 12;
const int ECHO_PIN = 13;
void setup()
{
pinMode(vcc_virtual,OUTPUT);
   digitalWrite(vcc_virtual, HIGH);
 pinMode(TRIG_PIN,OUTPUT);
  pinMode(ECHO_PIN,INPUT);
  Serial.begin(9600);
  ss.begin(9600);
 Serial.print("AT");

}
void loop()
{
      long duration, distanceCm, distanceIn;
   
    delay(1000);
    pinMode(vcc_virtual,OUTPUT);
   digitalWrite(vcc_virtual, HIGH);

  // Give a short LOW pulse beforehand to ensure a clean HIGH pulse:
  digitalWrite(TRIG_PIN, LOW);
  delayMicroseconds(2);
  digitalWrite(TRIG_PIN, HIGH);
  delayMicroseconds(10);
  digitalWrite(TRIG_PIN, LOW);
  duration = pulseIn(ECHO_PIN,HIGH);

  // convert the time into a distance
  distanceCm = duration / 29.1 / 2 ;
  distanceIn = duration / 74 / 2;

  if (distanceCm <= 0){
    Serial.println("Out of range");
  }
  else {
    Serial.flush();
    Serial.print("AT+CMGS=");
    Serial.print("085325117596");
    //Serial.print("085743320570");
    delay(1000);
    Serial.write(13);
    Serial.print("A");
    Serial.print(distanceCm);
    Serial.write(13);
    Serial.write(10);
    Serial.write(26);
    delay(1000);
   
  }
  bool newData = false;
  unsigned long chars;
  unsigned short sentences, failed;

  // For one second we parse GPS data and report some key values
  for (unsigned long start = millis(); millis() - start < 1000;)
  {
    while (ss.available())
    {
      char c = ss.read();
      // Serial.write(c); // uncomment this line if you want to see the GPS data flowing
      if (gps.encode(c)) // Did a new valid sentence come in?
        newData = true;
    }
  }

  if (newData)
  {
    float flat, flon;
    unsigned long age;
    gps.f_get_position(&flat, &flon, &age);
   
    Serial.flush();
    Serial.print("AT+CMGS=");
    Serial.print("085325117596");
    //Serial.print("085743320570");
    delay(1000);
    Serial.write(13);
    Serial.print("B");
    Serial.print(flat == TinyGPS::GPS_INVALID_F_ANGLE ? 0.0 : flat, 6);
    //Serial.println;
     Serial.write(13);
     Serial.write(10);
     Serial.print("C");
    Serial.print(flon == TinyGPS::GPS_INVALID_F_ANGLE ? 0.0 : flon, 6);
    Serial.write(13);
    Serial.write(10);
    Serial.write(26);
    delay(30000);
      }
  }

kemudian ini adalah tampilan aplikasi dekstop Neo 6m gps - Sensor Ultrasonic HY SRF 04- Arduino Uno- Modem Wavecom - Delphi - Google Maps , kombinasi yang cukup indah bukan ?
dalam format road view, satelite, terrrain dan hibrid






berikut ini video pengujian Neo 6m gps - Sensor Ultrasonic HY SRF 04- Arduino Uno- Modem Wavecom - Delphi - Google Maps , kombinasi yang cukup indah :



sekian kalo butuh yang beginian, atau yang sejenisnya

Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, 

Jetis, Bantul 55781.
Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India