Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution

Delphi, Mikrokontroler , Embedded system...Menerima Pembuatan alat berbasis mikrokontroller

LightBlog
Responsive Ads Here

Saturday, September 13, 2014

MEMBACA GRAFIK TEGANGAN by Sarono Elektronika Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

MEMBACA GRAFIK TEGANGAN
Pada gambar di bawah di gambar kan bentuk gelombang (bentuk tegangan) hasil penyearahan :
1. Penyearahan Setengah Gelombang (Half wave Rectifying)
2. Penyearahan Gelombang Penuh (Full Wave Rectfying)
Bentuk tegangan tersebut keluar dan akan tampak pada R beban nya rangkaian.
Dimana tegangan sumber nya berasal dari sekunder transformator berupa tegangan AC bentuk sinus, sebesar : 12 Volt (efektif) terukur dengan AVO meter (AC volt meter).
Tetapi jika di ukur dengan osiloskop akan tampak sebagai tegangan AC dengan harga puncak = 1,414 x 12 = 16 Volt.
Tegangan sebesar ini keluar dari trafo naik - turun, berbalik arah, kemudian naik - turun lagi, berbalik arah lagi, dan seterusnya.
Pada Output akan tampak bentuk tegangan seperti di bawah .... bagaimana membaca nya ??
Cara membaca nya sbb. :
1. Half Wave Rectifying : Ada tegangan pada beban, dari nol - naik - menuju 15,2 V - Turun menuju nol - hilang (nol) "beberapa saat" - ada lagi tegangannya dan naik menuju 15,2 V - Turun lagi menuju nol - hilang (nol) , dan seterusnya....
Tegangan sempat hilang (nol) pada saat sat tertentu, dan harga nya juga tidak tetap, tetapi ARAH nya tidak pernah berbalik. Ini sudah merupakan tegangan DC walau bukan DC yang sempurna.
Tegangan DC yang sempurna adalah : Tegangan yang BESAR nya tetap dan ARAH nya tetap.
Sedangkan pada hasil penyearahan setengah gelombang, ARAH nya tetap tetapi besar nya berubah ubah bahkan "sempat" mengalami kekosongan tegangan, tegangan DC seperti ini jauh dari sempurna.
2. Full Wave Rectifying : Ada tegangan pada beban, dari nol - naik menuju 14,4 Volt - turun menuju nol - Naik lagi menuju 14,4 V - Turun lagi menuju nol, dan seterusnya.
Pada Full Wave Rectifying tegangan memang naik turun tetapi tidak ada "tegangan kosong" karena itu kualitas DC nya jauh lebih baik dari penyearah setengah gelombang.

Timbul pertanyaan dengan tegangan masuk 16 Vp keluar hanya 15,2 Vp atau 14,4 Vp, larinya kemana tegangan tersebut ??
Tegangan ini terbagi pada dioda. Pada penyearah setengah gelombang tegangan itu terbagi pada 1 buah dioda, sedangkan pada penyearah gelombang penuh tegangan ini terbagi pada 2 dioda sehingga "terpotong" 0,8 volt pada penyearah setengah gelombang atau 1,6 V pada penyearah gelombang penuh.
Nilai yang terpotong 0,8 atau 1,6 ini nilai nya kecil dan dalam praktek bisa di abaikan. (jangan pelit pelit ...hehehe).
Itupun dengan anggapan hilang nya 0,8 per dioda, dalam praktek hilang nya paling hanya 0,5 - 0,6 per dioda.




Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, 
Jetis, Bantul 55781.


Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, kendali lampu via internet, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

No comments:

Post a Comment

Silakan dikomentari