Thursday, September 11, 2014

RESISTOR SERI dan PEMBAGI TEGANGAN bagian 1 by Sarono Elektronika Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

RESISTOR SERI dan PEMBAGI TEGANGAN bagian 1
Resistor jika 1 buah langsung di hubungkan ke sumber tegangan maka cukup kita menghitung dengan rumus hukum ohm.
Dalam rangkaian elektronika akan sering kita temukan resistor disusun atau di rangkai secara seri baik 2 buah resistor atau lebih seperti pada gambar, atau di gambar secara skema seperti gambar di sebelahnya.
Jika sebuah resistor di rangkaian seri dan di beri tegangan, maka beberapa prinsip rangkaian seri sebagai berikut :
1. Nilai hambatan adalah penjumlahan dari semua nilai resistor yang ada.
2. Nilai total di tentukan "terutama" oleh hambatan terbesar.
3. Jika di beri tegangan maka arus di setiap titik sama besar, dengan kuat arus sebesar I = V / RT...... (RT = R total)
4. Terjadi Pembagian Tegangan (Voltage Divider), yang total tegangannya sebesar tegangan sumber.
5. Tegangan terbesar terdapat pada R yang terbesar.
6. Besar nya tegangan masing - masing sebesar kuat arus di kalikan nilai R yang bersangkutan.
Contoh :
1. Resistor sebanyak 2 buah di serikan, dengan nilai yang sama yaitu R1 = 1K ohm, R2 = 1 K ohm, di beri tegangan sebesar 6 Volt, maka :
a. Nilai RT = R1 + R2 = 1K + 1K = 2 K ohm
b. Kuat Arus yang mengalir sama disetiap titik sebesar =>> I = V / RT =
= 6 / 2.000 = 0,003 A = 3 mA
c. Terjadi pembagian tegangan pada R1 dan R2 sebesar :
VR1 = I x R1 = 0,003 A x 1.000 ohm = 3 Volt
VR2 = I x R2 = 0,003 A x 1.000 ohm = 3 Volt
d. Kalau dijumlahkan tegangan di R1 + tegangan di R2 :
Vcc = VR1 + VR2 = 3 + 3 = 6 Volt
(selanjutnya kita biasakan menyebut tegangan sumber dengan Vcc).
2. Resistor sebanyak 2 buah di seri kan, dengan nilai R1 = 2K, dan R2 = 4K, dengan tegangan sumber sebesar 6 Volt, maka :
a. Nilai hambatan total (RT) = R1 + R2 = 2K + 4K = 6 K ohm
b. Kuat Arus yang mengalir = I = V/ RT = 6 / 6 K = 0,001 A = 1 mA
(arus mengalir sama besar disetiap titik)
c. Terjadi pembagian sebesar :
VR1 = I x R1 = 0,001 x 2.000 = 2 Volt
VR2 = I x R2 = 0,001 x 4.000 = 4 Volt
(dibuktikan bahwa Vcc = VR1 + VR2 = 2 + 4 = 6 Volt )
d. Dibuktikan bahwa tegangan terbesar terdapat pada R yang terbesar (VR2 lebih besar dari VR1).
3. Resistor sebanyak 2 buah di seri kan, dengan R1 = 500 Ohm, R2 = 10 ohm, di berikan tegangan sumber 6 volt, maka :
a. Nilai hambatan total = RT = R1 + R2 = 500 + 10 = 510 ohm
b. Kuat arus yang mengalir di setiap titik di rangkaian = I = 6 / 510 =0,011764 A
c. terjadi pembagian tegangan =
VR1 = I x R1 = 0,011764 x 500 = 5,882 Volt
VR2 = I x R2 = 0,011764 x 10 = 1,1764 Volt
(kalau di total VR1 + VR2 = 5,88 + 0,11764 = 6 Volt)
pada contoh 3 dapat di tarik kesimpulan :
1. Nilai hambatan total di tentukan oleh R yang terbesar
2. Kuat arus sama disetiap titik
3. Terjadi pembagian tegangan
4. tegangan terbesar terdapat pada R yang terbesar




Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, 
Jetis, Bantul 55781.


Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, kendali lampu via internet, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

0 comments:

Post a Comment

Silakan dikomentari

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India