Skip to main content

Electronic brick - Electricity meter (Analog) + Arduino --> Ampere Meter Arus AC

Ini dia penampakan Electronic brick - Electricity meter (Analog)
Electronic brick - Electricity meter (Analog)  merupakan sensor non invasive untuk mengukur arus AC tanpa harus memotong kabel,




ini adalah tampilan pembacaan arus pada komputer (maaf gan, ga ane bebanin, belum )


Ini penjelasan dari web produsen nya :

What is an electronic brick? An electronic brick is an electronic module which can be assembled like Lego bricks simply by plugging in and pulling out. Compared to traditional universal boards and circuit modules assembled with various electronic components, electronic brick has standardized interfaces, plug and play, simplifying construction of prototype circuit on one’s own. There are many types of electronic bricks, and we provide more than twenty types with different functions including buttons, sensors, Bluetooth modules, etc, whose functions cover from sensor to motor drive, from Ethernet to wireless communication via Bluetooth, and so on. We will continue to add more types to meet the various needs of different projects.
Electronic brick of electricity sensor is based on TA12-100 current transformer, which can transform AC signals of large current into small amplitude signals. The maximum current that can be detected can reach 5A, and the present current signal can be read via analog I / O port. 

ini spesifikasi teknis nya : 

Parameter Min. Typical Max. Unit
Transformation coefficient - 1000:01:00 - -
Input current 0 - 5 A
Output current 0 - 5 mA
Sampling resistor - 200 - Ω
Sampling voltage 0 - 1 V
Working frequency 20 - 20000 Hz
Working temperature -55 - 85
Dielectric strength - 6 - KAC/1min

berikut ini adalah source code Electronic brick - Electricity meter (Analog) + Arduino --> Ampere Meter Arus AC

 #define ELECTRICITY_SENSOR A0 // Analog input pin that sensor is attached to

 float amplitude_current;               //amplitude current
 float effective_value;       //effective current

 void setup()
 {
   Serial.begin(9600);
   pins_init();
 }
 void loop()
 {
   int sensor_max;
   sensor_max = getMaxValue();
   Serial.print("sensor_max = ");
   Serial.println(sensor_max);
   //the VCC on the Grove interface of the sensor is 5v
   amplitude_current=(float)sensor_max/1024*5/200*1000000;
   effective_value=amplitude_current/1.414;
   //minimum_current=1/1024*5/200*1000000/1.414=24.4(mA)
   //Only for sinusoidal alternating current  
   Serial.println("Amplitudo Arusnya (mA)");
   Serial.println(amplitude_current,1);//Only one number after the decimal point
   Serial.println("Arus Efektifnya(mA)");
   Serial.println(effective_value,1);
 }
 void pins_init()
 {
   pinMode(ELECTRICITY_SENSOR, INPUT);
 }
 /*Function: Sample for 1000ms and get the maximum value from the SIG pin*/
 int getMaxValue()
 {
   int sensorValue;             //value read from the sensor
   int sensorMax = 0;
   uint32_t start_time = millis();
   while((millis()-start_time) < 1000)//sample for 1000ms
   {
       sensorValue = analogRead(ELECTRICITY_SENSOR);
       if (sensorValue > sensorMax)
       {
           /*record the maximum sensor value*/
           sensorMax = sensorValue;
       }
   }
   return sensorMax;
 }


membutuhkan aplikasi Electronic brick - Electricity meter (Analog) + Arduino --> Ampere Meter Arus AC ?



Contact Person : 
Facebook : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, 
Jetis, Bantul 55781.

Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, led running teks, pengendali lampu  atau peralatan listrik lainnya via internet dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com

Comments

Popular posts from this blog

GROUND bagian 1 by Sarono Elektronika Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

GROUND bagian 1
Banyak pertanyaan kepada saya apa itu ground ? apa guna nya ? apakah selalu ground itu negatif ? Apa yang di maksud titik netral pada pencatu daya terbelah ?
Agak sulit menerangkan dengan kata kata, bahkan dari hasil diskusi saya dengan beberapa teman yang sudah pakar elektronik juga mereka menemukan kesulitan nya mengungkapkan dengan kata kata walau kita mengerti tentang ground.
Untuk itu saya mencoba menerangkan semaksimal mungkin, tetapi sesungguh nya yang"mendengar" mestinya sudah punya ilmu elektronika minimal sampai teknik penguat audio.
Jadi, jika belum memehami tentang teknik audio dan masih bingung tentang konsep dan aplikasi ground masih di maklum kan.
Pada rangkaian listrik sederhana tidak di perlukan ground, misalkan senter, (body nya terbuat dari plastik) itupun sering negatif nya di hubungkan dengan body senter terbuat dari logam.
a. Pengertian Ground
Ground adalah titik yang dianggap sebagai titik kembali nya arus listrik arus seara…

HAMBATAN LISTRIK by Sarono Elektronika Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

HAMBATAN LISTRIK
Pada bahasan sebelumnya sudah di tegaskan bahwa menghubungkan langsung positip dan negatip battery tidak boleh di lakukan, karena jumlah elektron yang mengalir menjadi sangat besar dan selama mengalir antara elektron saling berbenturan dan menimbulkan panas yang besar.
TETAPI
1) Jika jalan yang di lalui panjang (kawat nya panjang), maka kawat itu akan menjadi perlawanan listrik, makin panjang kawat maka perlawanan terhadap arus listrik juga semakin besar.
2) Atau kalau jalan nya arus di kawat juga di kecilkan (tebal kawat) nya di tipiskan juga akan menghasilkan Hambatan bagi arus semakin besar (Hambatan listrik membesar).
Dengan demikian kita bisa menghambat arus listrik itu dengan membuat kawat yang panjang dan mengatur tipis nya (luas penampang) kawat.
Ada faktor ke 3 yaitu jenis kawat.
Jenis kawat tertentu lebih mudah melewatkan arus, sementara kawat yang lain lebih sulit melewatkan arus.
Dalam teori elektron dapat di jelas kan : kawat tertentu daya ika…

Cara menggunakan modul relay dengan arduino UNO.

Material yang di butuhkan:
- Relay module 2 channel
- Arduino UNO.
- kabel jumper male - female

Relay module 2 channel  5V dengan 2 channel output dapat digunakan sebagai saklar elektronik untuk mengendalikan perangkat listrik yang memerlukan tegangan dan arus yang besar. Kompatible dengan semua mikrokontroler khususnya Arduino


Spesifikasi
•    Jumlah Relay : 2
•    Control signal : TTL level (ACTIVE LOW) ini artinya relay akan aktif jika kita memberikan logika LOW ke pin trigger relay (pin in1 /in 2)

Catatan : gambar bisa jadi berbeda dengan fisik relay yang dikirim, tapi pin pin pasti terdiri dari pin Vcc GND dan pin in1/in2 … untuk jumlah channel lainnya maka pin in1 2, dst akan sesuai dengan jumlah channel relay modul
•    Rating arus : 10A 250VAC, 10A 30VDC, 10A 125VAC, 10A 28VDC
•    Contact action time : 10ms/5ms
•    Indikator LED untuk masing masing channel



Catatan : gambar bisa jadi berbeda dengan fisik relay yang dikirim, tapi pin pin pasti terdiri dari pin Vcc GND dan pin in1/in2…