Wednesday, December 28, 2016

Mengirim SMS dengan SIM800L menggunakan At command

Mengirim SMS dengan SIM800L menggunakan At command
catatan penting :


 power supply untuk SIM800L, harus benar benar di perhatikan , dalam percobaan ini di berikan tegangan 4,1 volt ke modul sim800L,bukan 5 volt dari arduino,

anda memerlukan stepdown modul semisal lm2596 untuk menurunkan tegangan sehingga didapat tegangan sebesar 4.1 volt (range 3.7-4.2 volt). 
modul LM2596 bisa di beli di sini

// hubungkan pin SIM800L TX ke  Arduino pin 2 RX.
// hubungkan pin SIM800L RX ke Arduino pin 3 TX.  


jangan lupa untuk menambahkan library software serial terlebih dahulu. 

modul SIM800L dapat di beli di sini
 
MODUL arduino UNO dapat dibeli di SINI




berikut ini sketch / source code untuk kirim sms dengan At command menggunakan SIM800L

#include <SoftwareSerial.h>
SoftwareSerial SIM800L(2, 3); // RX | TX
// hubungkan pin SIM800L TX ke  Arduino pin 2 RX.
// hubungkan pin SIM800L RX ke Arduino pin 3 TX.
void setup() {
 // start th serial communication with the host computer
    Serial.begin(9600);
    while(!Serial);
    Serial.println("Arduino SIM800L siap kirim smsm");

    // start communication with the SIM800L in 9600
    SIM800L.begin(9600); 
    Serial.println("SIM800L dikomunikasikan dengan baudrate  9600");
    delay(1000);
    Serial.println("SIM800L Siap Kirim SMS!");
  
  Serial.println("Set format SMS ke ASCII (mode text, bukan PDU)");
  SIM800L.write("AT+CMGF=1\r\n");
  delay(1000);

  Serial.println("SIM800L Set SMS ke Nomor Tujuan");
  SIM800L.write("AT+CMGS=\"08XX433205XX\"\r\n");// sesuaikan nomer tujuan sms
  delay(1000);
  
  Serial.println("Ujicoba SIM800L Kirim SMS");
  SIM800L.write("Testing Kirim SMS via SIM800L dengan AT Command by taufik adi sanjaya");
  delay(1000);
  
  Serial.println("Mengirim Char Ctrl+Z / ESC untuk keluar dari menu SMS");
  SIM800L.write((char)26);
  delay(1000);
    
  Serial.println("SMS Selesai Dikirim!");
}

void loop() {
  // kalau kode kirim sms pada void setup di tulis di void loop, sms akan terkirim berulang ulang

}


silakan upload sketh di atas ke arduino board anda, hasil nya SMS akan terkirim ke nomer hp tujuan denan isi "Testing Kirim SMS via SIM800L dengan AT Command by taufik adi sanjaya"

selamat berexperimen

Saturday, December 10, 2016

Tutorial Pembuatan Aplikasi untuk Mengakses longitude latitude pada GPS android menggunakan software basic4android

GPS (Global positioning system) adalah fitur yang umummnya sudah terinclude pada sebuah HP android. GPS ini memberikan informasi mengenai lokasi (koordinat longitude dan latitude) dimana Hp tersebut berada. Untuk mengakses koordinat longitude dan latitude yang diberikan oleh GPS yang ada pada sebuah smartphone android kita dapat mengaksesnya dengan menggunakan aplikasi android yang dapat kita kembangkan dengan IDE Basic4Android.

berikut ini adalah tampilan aplikasi yang akan kita buat untuk Mengakses longitude latitude pada GPS android dan menampilkannya di aplikasi


Caranya adalah sebagai berikut :
1.    Buka aplikasi basic4android untuk mengembangkan aplikasi pada smartphone android yang dapat mengakses longitude dan latude GPS
Start --> basic4android

 
Gambar 1


2.    Setelah IDE terbuka langkah selanjutnya adalah membuka menu designer
Jika anda belum menyimpan project anda, maka akan muncul perintah untuk menyimpan project anda, silakan lakukan langkah tersebut


Gambar 2

Setelahnya akan muncul

Gambar 3


Langkah selanjutnya adalah mendesain tampilan aplikasi dengan menambahkan komponen (pada bagian desainer silakan klik menu addview lalu pilih label sebanyak 3 buah) lalu susun tampilan menjadi sebagai berikut dengan terlebih  dahulu mengubah nama masing masing komponen menjadi:

Label1--> menampilkan tulisan (KOORDINAT LOKASI GPS )
LabelLong --> menampilkan koordinat Longitude
LabelLat  --> menampilkan koordinat Latitude


 Gambar 4

Pilih menu --> tools --> generate member


Gambar 5

Lalu centang semua komponen

Gambar 6

Klik generate member

Sehingga pada coding area akan anda dapati sebagai berikut


Gambar 7


Yang saya blok biru di atas, tergenerate secara Otomatis olehIDE basic4android, fungsinya adalah member tahu software basic4andorid bahwa kita baru saja memasukkan 3 buah komponen label yang kemudian kita ganti name nya menjadi :
Label1, LabelLong dan LabelLat

Selanjutnya silakan simpan form desainer / layout tersebut dengan nama Layoutku.bal
Proses desain form nya sudah selesai, lanjut ke proses koding

Sebelum koding dilakukan kita harus setting dulu bahwa kita akan menggunakan library software basic4android untuk mengakses GPS, caranya adalah dengan meng-klik pojok kanan bawah pada tab libs lalu centang GPS

Gambar 8


Selajutnya tambahkan deklarasi variable pada Sub Process_Globals


Dim gpsku As GPS

Kemudian kita buat sub program baru untuk mengakses GPS

Dibawah end_sub manapun

Ketik Sub lalu  spsasi lalu klik tombol keyboard Tab

Akan muncul

 Gambar 9

Pilih location changed
Lalu akhiri dengan end sub

Pada pojok kanan bawah IDE basic4andorid ada menu pilihan modules, silakan clik menu tersebut sehingga muncul


Gambar 10

Silakan ketikkan kode sebagai berikut pada masing masing sub program yang ada :

Sub Process_Globals
    'These global variables will be declared once when the application starts.
    'These variables can be accessed from all modules.
    Dim gpsku As GPS
End Sub

Sub Globals
    'These global variables will be redeclared each time the activity is created.
    'These variables can only be accessed from this module.

    Private Labellat As Label
    Private LabelLong As Label
    Private Label1 As Label
End Sub

Sub Activity_Create(FirstTime As Boolean)
    'Do not forget to load the layout file created with the visual designer. For example:
    Activity.LoadLayout("Layoutku")
    If FirstTime Then
    gpsku.Initialize("gpsku")
    End If
End Sub


Sub gpsku_LocationChanged (Location1 As Location)
    LabelLong.Text="Longitude"&Location1.Longitude
    Labellat.Text="Latitude"&Location1.Latitude
End Sub

Sub Activity_Resume
If gpsku.GPSEnabled=False Then
Msgbox("aktifkan GPS","Peringtan")
StartActivity(gpsku.LocationSettingsIntent)
Else
gpsku.Start(0,0)
End If
   
End Sub

Sub Activity_Pause (UserClosed As Boolean)
gpsku.Stop
End Sub

Kemudian save. Ada satu langkah lagi yaitu mengubah manifest editor supaya nantinya aplikasi android diijinkan untuk mengakses GPS
Klik menu project --> manifest editor

Gambar 11

Tambahkan kode pada manifest editor
AddManifestText(<uses-feature android:name="android.hardware.location.gps"/>)
Sehinnga menjadi

Gambar 12

Close manifest editor sehingga muncul kotak dialog do you want to save, klik yes
Silakan compile code lalu install apk ke HP anda.













Friday, December 9, 2016

Mengakses modul gps NEO6MV2 (Neo 6M) dengan arduino uno dan menampilkan longitude dan latitude nya ke serial monitor

Mengakses modul gps NEO6MV2 (Neo 6M) dengan arduino uno dan menampilkan longitude dan latitude nya  ke serial monitor
Gambar fisik modul gps NEO6MV2 (Neo 6M) Adalah sebagai berikut

Mengakses modul gps NEO6MV2 (Neo 6M) dengan arduino uno
Mengakses modul gps NEO6MV2 (Neo 6M) dengan arduino uno

Fungsi modul ini adalah  untuk membaca titik koordinat longitude dan latitude posisi dari gps itu sendiri , dimana modul ini dinyalakan dan mendapatkan sinyal (ditandai dengan kedip kedip nya lampu indicator pada modul gps). Oh iya sebagai catatan saja power supply untuk modul GPS ini, Vcc dapat diambilkan dari pin 5 volt yang ada di arduino Uno, gnd nya ya dari gnd arduino uno ya.

Tambahan informasi GPS neo 7M berdasarkan informasi yang saya dapatkan,memiliki respon time yang lebih cepat dibandingkan GPS neo 6M, sayang nya ada  perbedaan harga yang cukup signigikan bagi pelajar/mahasiswa.kalau untuk praktisi/hobiis/ professional ga ada masalah

Mengakses modul gps NEO6MV2 (Neo 6M) dengan arduino uno
Mengakses modul gps NEO6MV2 (Neo 6M) dengan arduino uno

Catatan penting juga, GPS neo 6M yang breakout / PCB nya berwarna merah agaknya adalah produk recycle , boleh dicoba beli dan liat chip gps nya, akan keliatan dia adalah produk lama yang di reka ulang supaya bisa dipakai kembali dengan membuatkan breakout / PCB baru. Yang kami alami dalam penggunaan modul ini, respon time nya sangat lambat 
Sebenarnya yang  dibaca selain koordinat longitude dan latitude adalah  Speed and Altitude.

Sekarang kita akan praktik menggunakan Modul GPS NEO6MV2 (Neo 6M)  untuk membaca longitude dan latitude nya. Kemudian ditampilkan ke Serial Monitor
Koneksi GPS NEO6MV2 (Neo 6M)  ke arduino adalah sebagai berikut




Kemudian copy paste aja sketch atau source code berikut ini :

#include <SoftwareSerial.h>
#include <TinyGPS.h>

TinyGPS gps;
SoftwareSerial ss(3, 4);//rx,tx

void setup() {
  Serial.begin(9600);
  ss.begin(9600);
}

void loop()
{
bool newData = false;
  unsigned long chars;
  unsigned short sentences, failed;
    while (ss.available())
    {
      char c = ss.read();
         if (gps.encode(c))
        newData = true;
    }

  if (newData)
  {
    float flat, flon;
    unsigned long age;
    gps.f_get_position(&flat, &flon, &age);
  
    Serial.print("Latitude ");
    Serial.println(flat, 6);

    Serial.print("Longitude ");
    Serial.println(flon, 6);

  }
  }

Save dengan nama bacagps.ino kemudian uploadkan ke board arduino anda. Selanjutnya silakan buka serial monitor, akan anda dapati hasil sebagai berikut :
Mengakses modul gps NEO6MV2 (Neo 6M) dengan arduino uno
Mengakses modul gps NEO6MV2 (Neo 6M) dengan arduino uno








Thursday, December 8, 2016

Mengakses sensor kelembaban tanah dengan mode Analog (untuk levelisasi tingkat kebasahan tanah)

Gambar sensor kelembaban tanah yang umum ada di pasaran adalah sebagaimana gambar di bawah ini

Tentunya ada varian lain model bentuk sensor kelembaban tanah tersebut, bahkan sensor hujan sebenarnya dapat difungsikan menjadi sensor kelembaban tanah karena secara prinsip kerja dapat dikatakan sama persis
Cara menggunakan modul sensor kelembaban tanah (soil moisture)dengan mode Analog (untuk levelisasi tingkat kebasahan tanah)
Untuk aplikasi  penyiraman tanaman secara otomatis, kita memerlukan informasi mengenai kelembaban tanah untuk tanaman kita. Karena pengaruh suhu lingkungan, proses penguapan akan berpengaruh pada tingkat kelembaban tanah.dalam hal ini diberikan levelissasi tingkat kebasahan tanah bukan sekedar basah / kering tapi ada level basah, agak basah, kering dan sebagainya
Saat ini telah banyak sensor kelembaban tanah yang beredar di pasaran dengan harga yang relatif terjangkau, dengan bermacam bentuk dan model, namun secara kinerja umum nya sama. Amatilah gambar berikut ini


Keterangan sensor kelembaban tanah

Modul sensor kelembaban tanah ini memiliki 4-pin, yaitu GND (untuk ground), VCC (3.3 - 5Volt), AO (keluaran analog yang akan dibaca oleh Arduino), dan DO (dapat diatur sensitivitasnya menggunakan knb pengatur, dan menghasilkan logika digital HIGH/LOW pada level kelembaban tertentu). Untuk saat ini, hanya tiga pin yang kita manfaatkan, yaitu GND, VCC dan AO. kenapa menggunakan AO ? karenan AO keluarannya berupa data analog yang nilainya memiliki rentang 0-1023 sehingga kita dapat membagi level tingkat kebasahan   misal 0-300 dianggap apa misal sangat kering 301-600 dianggap basah 601-1023 dianggap basah, namun jika anda terbalik memasang pin prope ke input sensor maka hasil pembacaan akan terbalik. 

pemasangan sensor kelembaban tanah ke arduino silakan lihat gambar berikut (maaf ini versi 3 pin, bukan yang empat pin yak ), tapi tenang saya jelaskan 
pin vcc sensor ke pin 6 pada  arduino
pin gnd sensor ke pin gnd pada arduino 
pin AO sensor ke pin A0-A5 pada arduini(silakan pilih sesuka hatimu, karena pin A0-A5 adalah pin analog input untuk arduino). 

untuk sensor kelembaban tanah yang dilengkapi dengan pin DO, abaikan pin DO tersebut , ga usah dihubungkan ke pin manapun di arduino. 


NB : 
sebagai catatan penting dalam penggunaan sensor kelembaban tanah dalam jangka panjang, memberikan tegangan terus-menerus pada probe akan mempercepat rusaknya probe tersebut, karena adanya reaksi elektrolisis terutama saat tanah dominan dalam keadaan lembab. Oleh karena itu, salah satu alternatifnya adalah menempatan pin VCC pada salah satu pin digital (pada tutorial kali ini di pin 6), anda boleh menggantinya dengan pin manapun misal pin 8,9,10,11,12, dst, pin power ini akan diaktifkan sesaat sebelum sensor mengambil data kelembaban, proses aktifnya sensor hanya dalam waktu yang relatif sangat singkat kemudian di nonaktifkan lagi kemudian diaktifkan lagi untuk terus berulang di baca namun diperbanyak mode non aktifnya. 

sketch pengaksesan sensor kelembaban di arduino 

int sensorPin = A0;  // pin sensor (sesuaikan dengan pemasangann pin sensor, kalau // di A2 ya pin ini diganti A2)
int powerPin = 6;    // untuk pengganti VCC
void setup() {  
  // jadikan pin power sebagai output
  pinMode(powerPin, OUTPUT);
  // default bernilai LOW
  digitalWrite(powerPin, LOW);
  // mulai komunikasi serial
  Serial.begin(9600);
}
void loop() {
  Serial.print("Nilai Analog dari Sensor Kelembaban Tanah: ");
  // hidupkan power sensor kelembaban tanah
  digitalWrite(powerPin, HIGH);
  delay(500);
  // baca nilai analog dari sensor
  // makin lembab maka makin tinggi nilai outputnya
  int nilaiSensor = analogRead(sensorPin);
  Serial.println(nilaiSensor);
  digitalWrite(powerPin, LOW);
  // baca setiap 5 detik  delay(5000);
}
Bukalah serial monitor dan amati hasilnya. Berikut contohnya:
Nilai Analog dari Sensor Kelembaban Tanah: 50Nilai Analog dari Sensor Kelembaban Tanah: 52Nilai Analog dari Sensor Kelembaban Tanah: 627Nilai Analog dari Sensor Kelembaban Tanah: 635Nilai Analog dari Sensor Kelembaban Tanah: 50
Makin lembab, maka sensor akan mengeluarkan nilai lebih besar. kecuali anda terbalik dalam pemasangan sensor kelembaban tanah ke rangkaian pengkondisi sinyal nya Demikian tutorial
Mengakses sensor kelembaban tanah dengan mode Analog (untuk levelisasi tingkat kebasahan tanah)

silakan dikembangkan untuk memberikan keterangan mengenai level tingkat kebasahan sensor
sebagaimana penjelasan sebelum nya output akan bernilai 0-1023 

0-300 dianggap apa misal sangat basah --> tampil ke serial monitor : tanah sangat basah
301-600 dianggap basah, --> tampil ke serial monitor : tanah basah
601-1023 dianggap kering  --> tampil ke serial monitor : tanah kering 

selamat berexperimen 
 
 

 

 

Menggunakan Google Maps untuk Mengukur Jarak dua titik koordinat

1.  pertama anda harus bikin gmail akun lalu login
2. buka  https://maps.google.com/ untuk masuk ke Google Maps. Maka kamu akan mendapatkan tampilan seperti di bawah ini

klik pada menu (perhatikan gambar)




akan muncul
  
 klik pada Tempat Anda, akan muncul
pada gambar di atas klik pada PETA

akan muncul sebagai berikut :
 Klik pada menu "BUAT PETA" akan muncul

 klik pada simbol line

pilih
klik tambahkan garis atau bentuk

kemudia tentukan titik awal dan titik akhir maka pada map akan muncul data jarak kedua titik koordinat tersebut
jarak semarang  ke magelang secara garis lurus adalah 57,5 km

saya mencoba ukur jarak antara adi sanjaya global techno solution dengan pasar ngebung adalah sejauh 26,1 km
perhitungan dengan delphi
saya kok jadi ragu kalau bumi itu bulat


Cara menggunakan modul sensor kelembaban tanah (soil moisture)

Cara menggunakan modul sensor kelembaban tanah (soil moisture)
Untuk aplikasi tertentu, misalnya pada penyiraman tanaman secara otomatis, kita memerlukan informasi mengenai kelembaban tanah untuk tanaman kita. Karena pengaruh suhu lingkungan, proses penguapan akan berpengaruh pada tingkat kelembaban tanah.
Saat ini telah banyak sensor kelembaban tanah yang beredar di pasaran dengan harga yang relatif terjangkau, dengan bermacam bentuk dan model, namun secara kinerja umum nya sama. Amatilah berikut

Keterangan sensor kelembaban tanah
Keterangan sensor kelembaban tanah


Modul sensor ini memiliki 4-pin, yaitu GND (untuk ground), VCC (3.3 - 5Volt), AO (keluaran analog yang akan dibaca oleh Arduino), dan DO (dapat diatur sensitivitasnya menggunakan knob pengatur, dan menghasilkan logika digital HIGH/LOW pada level kelembaban tertentu). Untuk proyek  ini,  kita bisa menggunakann 3 pin tyang kita manfaatkan, yaitu GND, VCC dan DO.
Untuk pengaturan sensitifitas sensor kita bisa memutar knop pada rangkaian pengkondisi sinyal yang ada di sensor

pengujian sensor kelembaban tanah dapat di lakukan dengan merangkai sensor dengan arduino sebagaimana gambar berikut :
Uji sensor kelembaban dengan arduino
Uji sensor kelembaban dengan arduino

Catatan :
Dalam penggunaan jangka panjang, memberikan tegangan terus-menerus pada probe akan mempercepat rusaknya probe tersebut, terutama saat tanah dominan dalam keadaan lembab. Oleh karena itu, salah satu alternatifnya adalah menempatan pin VCC pada salah satu pin digital (pada tutorial kali ini di pin 8), dan akan diaktifkan sesaat sebelum sensor mengambil data kelembaban.
Bukalah IDE Arduino. Ketik dan upload-lah sketch (source code) di bawah ini. Keterangan program telah disertakan sebagai komentar.

int sensorPin = 13;  // pin sensor
int powerPin = 8;    // untuk pengganti VCC

void setup() { 
// jadikan pin power sebagai output
pinMode(powerPin, OUTPUT);
// jadikan pin sensor sebagai input
pinMode(sensorPin, INPUT);
// default bernilai LOW
digitalWrite(powerPin, LOW);
// mulai komunikasi serial dengan baud rate 9600
Serial.begin(9600);
}

void loop() {
  // kirim ke pc melalaui komunikasi serial "Kondisih Logika Sensor: "
Serial.print("Kondisih Logika Sensor: ");
// hidupkan power
digitalWrite(powerPin, HIGH);
delay(500);
// baca nilai digital dari sensor
int StatusSensor = digitalRead(sensorPin);
// kirim ke pc status logika sensor bernilai high / low
Serial.println(StatusSensor); 

// jika logika sensor bernilai LOW
if (StatusSensor==LOW)
{
 Serial.print("Kondisi Tanah: ");
 Serial.println("BASAH");
 Serial.println(""); 
}
// jika logika sensor bernilai HIGH
if (StatusSensor==HIGH)
{
 Serial.print("Kondisi Tanah: ");
 Serial.println("KERING");
 Serial.println("");
}
// matikan power pin
digitalWrite(powerPin, LOW);
delay(5000);     // baca setiap 5 detik
}


Sebagai tindakan ujicoba silakan untuk mengupload sketch tersebut ke arduino uno lalu buka serial monitor (tekan key board ctrl+shift+M secara bersamaan) atau pilih menu tools--> serial monitor.


kemudian celupkan probe sensor ke dalam air.

tampilan pengujian sensor kelembaban tanah
tampilan pengujian sensor kelembaban tanah

Perhatikan saat sensor basah maka akan tampil logika 0 di serial monitor
Dan saat sensor kering maka akan tampil logika 1 di serial monitor
selamat bereksperimen dan mengembangkan nya menjadi project lain yang lebih kreatif semisal on off penyiram taman otomatis


Wednesday, December 7, 2016

Cara menggunakan modul relay dengan arduino UNO.

Material yang di butuhkan:
- Relay module 2 channel
- Arduino UNO.
- kabel jumper male - female
Relay module 2 channel  5V
Relay module 2 channel  5V

Relay module 2 channel  5V dengan 2 channel output dapat digunakan sebagai saklar elektronik untuk mengendalikan perangkat listrik yang memerlukan tegangan dan arus yang besar. Kompatible dengan semua mikrokontroler khususnya Arduino


Spesifikasi
•    Jumlah Relay : 2
•    Control signal : TTL level (ACTIVE LOW) ini artinya relay akan aktif jika kita memberikan logika LOW ke pin trigger relay (pin in1 /in 2)

Catatan : gambar bisa jadi berbeda dengan fisik relay yang dikirim, tapi pin pin pasti terdiri dari pin Vcc GND dan pin in1/in2 … untuk jumlah channel lainnya maka pin in1 2, dst akan sesuai dengan jumlah channel relay modul
•    Rating arus : 10A 250VAC, 10A 30VDC, 10A 125VAC, 10A 28VDC
•    Contact action time : 10ms/5ms
•    Indikator LED untuk masing masing channel



Catatan : gambar bisa jadi berbeda dengan fisik relay yang dikirim, tapi pin pin pasti terdiri dari pin Vcc GND dan pin in1/in2 … untuk jumlah channel lainnya maka pin in1 2, dst akan sesuai dengan jumlah channel relay modul
•    Rating arus : 10A 250VAC, 10A 30VDC, 10A 125VAC, 10A 28VDC
•    Contact action time : 10ms/5ms
•    Indikator LED untuk masing masing channel

Relay 2 Channel ini memerlukan arus sebesar sekurang-kurangnya 15-20mA untuk mengontrol masing-masing channel. Disertai dengan relay high-current sehingga dapat menghubungkan perangkat dengan tegangan AC250V 10A.
Alas an relay ini digunakan adalah karena arduino menggunakan tegangan kerja masing masing pin input output adalah 0/5 volt
Sedangkan motor DC sebagai pompa air menggunakan tegangan kerja 12 volt. Sehingga dibutuhkan ‘jembatan’ supaya motor DC pompa air dapat bekerja di kontrol on off nya dari arduino.


Hubungkan arduino dengan modul relay seperti gambar di bawah
arduino dengan modul relay
arduino dengan modul relay     

Pin yang dihubungkan:
Arduino                                   Relay Modul
Vcc 5 Volt                               Vcc
Gnd                                         Gnd
Pin 6                                        Pin 1
Pin 7                                        Pin 2




Kemudian tulis sketch ke dalam arduino seperti dibawah:

int relay1 = 6;
int relay2 = 7;

void setup()
{
  pinMode(relay1, OUTPUT);
  pinMode(relay2, OUTPUT);
}

void loop()
{
  digitalWrite(relay1, LOW);
  delay(500);              
  digitalWrite(relay1, HIGH);
  delay(500);             
  digitalWrite(relay2, LOW);
  delay(500);              
  digitalWrite(relay2, HIGH);              
  delay(500);                      
}


Langkah berikutnya adalah di upload ke arduino UNO nya.

Lihat hasilnya, seharusnya relay 1 on lalu setengah detik (500 mili detik) kemudian relay off. Begitu juga dengan relay 2 .
Selamat anda berhasil mengakses relay dengan arduino uno.


 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India