Thursday, December 8, 2016

Mengakses sensor kelembaban tanah dengan mode Analog (untuk levelisasi tingkat kebasahan tanah)

Gambar sensor kelembaban tanah yang umum ada di pasaran adalah sebagaimana gambar di bawah ini

Tentunya ada varian lain model bentuk sensor kelembaban tanah tersebut, bahkan sensor hujan sebenarnya dapat difungsikan menjadi sensor kelembaban tanah karena secara prinsip kerja dapat dikatakan sama persis
Cara menggunakan modul sensor kelembaban tanah (soil moisture)dengan mode Analog (untuk levelisasi tingkat kebasahan tanah)
Untuk aplikasi  penyiraman tanaman secara otomatis, kita memerlukan informasi mengenai kelembaban tanah untuk tanaman kita. Karena pengaruh suhu lingkungan, proses penguapan akan berpengaruh pada tingkat kelembaban tanah.dalam hal ini diberikan levelissasi tingkat kebasahan tanah bukan sekedar basah / kering tapi ada level basah, agak basah, kering dan sebagainya
Saat ini telah banyak sensor kelembaban tanah yang beredar di pasaran dengan harga yang relatif terjangkau, dengan bermacam bentuk dan model, namun secara kinerja umum nya sama. Amatilah gambar berikut ini


Keterangan sensor kelembaban tanah

Modul sensor kelembaban tanah ini memiliki 4-pin, yaitu GND (untuk ground), VCC (3.3 - 5Volt), AO (keluaran analog yang akan dibaca oleh Arduino), dan DO (dapat diatur sensitivitasnya menggunakan knb pengatur, dan menghasilkan logika digital HIGH/LOW pada level kelembaban tertentu). Untuk saat ini, hanya tiga pin yang kita manfaatkan, yaitu GND, VCC dan AO. kenapa menggunakan AO ? karenan AO keluarannya berupa data analog yang nilainya memiliki rentang 0-1023 sehingga kita dapat membagi level tingkat kebasahan   misal 0-300 dianggap apa misal sangat kering 301-600 dianggap basah 601-1023 dianggap basah, namun jika anda terbalik memasang pin prope ke input sensor maka hasil pembacaan akan terbalik. 

pemasangan sensor kelembaban tanah ke arduino silakan lihat gambar berikut (maaf ini versi 3 pin, bukan yang empat pin yak ), tapi tenang saya jelaskan 
pin vcc sensor ke pin 6 pada  arduino
pin gnd sensor ke pin gnd pada arduino 
pin AO sensor ke pin A0-A5 pada arduini(silakan pilih sesuka hatimu, karena pin A0-A5 adalah pin analog input untuk arduino). 

untuk sensor kelembaban tanah yang dilengkapi dengan pin DO, abaikan pin DO tersebut , ga usah dihubungkan ke pin manapun di arduino. 


NB : 
sebagai catatan penting dalam penggunaan sensor kelembaban tanah dalam jangka panjang, memberikan tegangan terus-menerus pada probe akan mempercepat rusaknya probe tersebut, karena adanya reaksi elektrolisis terutama saat tanah dominan dalam keadaan lembab. Oleh karena itu, salah satu alternatifnya adalah menempatan pin VCC pada salah satu pin digital (pada tutorial kali ini di pin 6), anda boleh menggantinya dengan pin manapun misal pin 8,9,10,11,12, dst, pin power ini akan diaktifkan sesaat sebelum sensor mengambil data kelembaban, proses aktifnya sensor hanya dalam waktu yang relatif sangat singkat kemudian di nonaktifkan lagi kemudian diaktifkan lagi untuk terus berulang di baca namun diperbanyak mode non aktifnya. 

sketch pengaksesan sensor kelembaban di arduino 

int sensorPin = A0;  // pin sensor (sesuaikan dengan pemasangann pin sensor, kalau // di A2 ya pin ini diganti A2)
int powerPin = 6;    // untuk pengganti VCC
void setup() {  
  // jadikan pin power sebagai output
  pinMode(powerPin, OUTPUT);
  // default bernilai LOW
  digitalWrite(powerPin, LOW);
  // mulai komunikasi serial
  Serial.begin(9600);
}
void loop() {
  Serial.print("Nilai Analog dari Sensor Kelembaban Tanah: ");
  // hidupkan power sensor kelembaban tanah
  digitalWrite(powerPin, HIGH);
  delay(500);
  // baca nilai analog dari sensor
  // makin lembab maka makin tinggi nilai outputnya
  int nilaiSensor = analogRead(sensorPin);
  Serial.println(nilaiSensor);
  digitalWrite(powerPin, LOW);
  // baca setiap 5 detik  delay(5000);
}
Bukalah serial monitor dan amati hasilnya. Berikut contohnya:
Nilai Analog dari Sensor Kelembaban Tanah: 50Nilai Analog dari Sensor Kelembaban Tanah: 52Nilai Analog dari Sensor Kelembaban Tanah: 627Nilai Analog dari Sensor Kelembaban Tanah: 635Nilai Analog dari Sensor Kelembaban Tanah: 50
Makin lembab, maka sensor akan mengeluarkan nilai lebih besar. kecuali anda terbalik dalam pemasangan sensor kelembaban tanah ke rangkaian pengkondisi sinyal nya Demikian tutorial
Mengakses sensor kelembaban tanah dengan mode Analog (untuk levelisasi tingkat kebasahan tanah)

silakan dikembangkan untuk memberikan keterangan mengenai level tingkat kebasahan sensor
sebagaimana penjelasan sebelum nya output akan bernilai 0-1023 

0-300 dianggap apa misal sangat basah --> tampil ke serial monitor : tanah sangat basah
301-600 dianggap basah, --> tampil ke serial monitor : tanah basah
601-1023 dianggap kering  --> tampil ke serial monitor : tanah kering 

selamat berexperimen 
 
 

 

 

0 comments:

Post a Comment

Silakan dikomentari

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India