Skip to main content

Arduino IDE

Arduino IDE
Untuk  memprogram  board  Arduino,  kita  butuh  aplikasi  IDE (Integrated Development Environment)  bawaan dari Arduino. Aplikasi ini berguna untuk membuat, membuka, dan mengedit source code  Arduino (Sketches, para  programmer  menyebut  source code  arduino dengan istilah
"sketches").  Selanjutnya,  jika  kita  menyebut  source  code  yang  ditulis untuk Arduino, kita sebut "sketch" juga ya :). Sketch merupakan  source code  yang berisi logika dan algoritma yang akan diupload ke dalam IC mikrokontroller (Arduino).

Gambar 1.7 Interface Arduino IDE
Gambar 1.7 Interface Arduino IDE

Interface  Arduino  IDE  tampak  seperti  gambar  1.7.  Dari  kiri  ke kanan dan atas ke bawah, bagian-bagian IDE Arduino terdiri dari:  Verify  : pada versi sebelumnya dikenal dengan istilah  Compile.
Sebelum  aplikasi  diupload  ke  board  Arduino,  biasakan  untuk memverifikasi  terlebih  dahulu sketch  yang  dibuat.  Jika  ada kesalahan pada sketch, nanti akan muncul error. Proses Verify /
Compile  mengubah  sketch  ke  binary  code  untuk  diupload  ke mikrokontroller.
>  Upload  :  tombol  ini  berfungsi  untuk  mengupload  sketch  ke board  Arduino.  Walaupun  kita tidak  mengklik  tombol  verify, maka  sketch  akan  di-compile,  kemudian  langsung  diupload  ke
board.  Berbeda  dengan  tombol  verify  yang  hanya  berfungsi untuk memverifikasi source code saja.
>  New Sketch : Membuka window dan membuat sketch baru
>  Open  Sketch  :  Membuka  sketch  yang  sudah  pernah  dibuat. Sketch yang dibuat dengan IDE Arduino akan disimpan dengan ekstensi file .ino
>  Save  Sketch  :  menyimpan  sketch,  tapi  tidak  disertai mengcompile.
Serial  Monitor  :  Membuka  interface  untuk  komunikasi  serial, nanti akan kita diskusikan lebih lanjut pada bagian selanjutnya
>  Keterangan  Aplikasi  :  pesan-pesan  yang  dilakukan  aplikasi akan  muncul  di  sini,  misal "Compiling"  dan  "Done  Uploading" ketika  kita  mengcompile  dan  mengupload  sketch  ke  board
Arduino
>  Konsol : Pesan-pesan yang dikerjakan aplikasi dan pesan-pesan tentang  sketch  akan  muncul  pada bagian  ini.  Misal,  ketika aplikasi  mengcompile  atau  ketika  ada  kesalahan  pada  sketch
yang  kita  buat,  maka  informasi  error  dan  baris  akan diinformasikan di bagian ini.
>  Baris  Sketch  :  bagian  ini  akan  menunjukkan  posisi  baris kursor yang sedang aktif pada sketch.
>  Informasi  Port  :  bagian  ini  menginformasikan  port  yang dipakah oleh board Arduino.

Comments

Popular posts from this blog

GROUND bagian 1 by Sarono Elektronika Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

GROUND bagian 1
Banyak pertanyaan kepada saya apa itu ground ? apa guna nya ? apakah selalu ground itu negatif ? Apa yang di maksud titik netral pada pencatu daya terbelah ?
Agak sulit menerangkan dengan kata kata, bahkan dari hasil diskusi saya dengan beberapa teman yang sudah pakar elektronik juga mereka menemukan kesulitan nya mengungkapkan dengan kata kata walau kita mengerti tentang ground.
Untuk itu saya mencoba menerangkan semaksimal mungkin, tetapi sesungguh nya yang"mendengar" mestinya sudah punya ilmu elektronika minimal sampai teknik penguat audio.
Jadi, jika belum memehami tentang teknik audio dan masih bingung tentang konsep dan aplikasi ground masih di maklum kan.
Pada rangkaian listrik sederhana tidak di perlukan ground, misalkan senter, (body nya terbuat dari plastik) itupun sering negatif nya di hubungkan dengan body senter terbuat dari logam.
a. Pengertian Ground
Ground adalah titik yang dianggap sebagai titik kembali nya arus listrik arus seara…

HAMBATAN LISTRIK by Sarono Elektronika Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

HAMBATAN LISTRIK
Pada bahasan sebelumnya sudah di tegaskan bahwa menghubungkan langsung positip dan negatip battery tidak boleh di lakukan, karena jumlah elektron yang mengalir menjadi sangat besar dan selama mengalir antara elektron saling berbenturan dan menimbulkan panas yang besar.
TETAPI
1) Jika jalan yang di lalui panjang (kawat nya panjang), maka kawat itu akan menjadi perlawanan listrik, makin panjang kawat maka perlawanan terhadap arus listrik juga semakin besar.
2) Atau kalau jalan nya arus di kawat juga di kecilkan (tebal kawat) nya di tipiskan juga akan menghasilkan Hambatan bagi arus semakin besar (Hambatan listrik membesar).
Dengan demikian kita bisa menghambat arus listrik itu dengan membuat kawat yang panjang dan mengatur tipis nya (luas penampang) kawat.
Ada faktor ke 3 yaitu jenis kawat.
Jenis kawat tertentu lebih mudah melewatkan arus, sementara kawat yang lain lebih sulit melewatkan arus.
Dalam teori elektron dapat di jelas kan : kawat tertentu daya ika…

Cara menggunakan modul relay dengan arduino UNO.

Material yang di butuhkan:
- Relay module 2 channel
- Arduino UNO.
- kabel jumper male - female

Relay module 2 channel  5V dengan 2 channel output dapat digunakan sebagai saklar elektronik untuk mengendalikan perangkat listrik yang memerlukan tegangan dan arus yang besar. Kompatible dengan semua mikrokontroler khususnya Arduino


Spesifikasi
•    Jumlah Relay : 2
•    Control signal : TTL level (ACTIVE LOW) ini artinya relay akan aktif jika kita memberikan logika LOW ke pin trigger relay (pin in1 /in 2)

Catatan : gambar bisa jadi berbeda dengan fisik relay yang dikirim, tapi pin pin pasti terdiri dari pin Vcc GND dan pin in1/in2 … untuk jumlah channel lainnya maka pin in1 2, dst akan sesuai dengan jumlah channel relay modul
•    Rating arus : 10A 250VAC, 10A 30VDC, 10A 125VAC, 10A 28VDC
•    Contact action time : 10ms/5ms
•    Indikator LED untuk masing masing channel



Catatan : gambar bisa jadi berbeda dengan fisik relay yang dikirim, tapi pin pin pasti terdiri dari pin Vcc GND dan pin in1/in2…