Skip to main content

Program Pertama Anda

Program Pertama Anda
Program pertama Anda adalah membuat kedipan LED. Untuk itu, yang  pertama  harus  Anda  lakukan adalah  mengubah  Rangkaian  1.1, setelah  itu  Anda  bisa  membuat  program  pada  Arduino  IDE. Logika untuk program pertama seperti berikut:
Kedipan  LED (hidup-matinya LED) akan dikontrol oleh salah satu kaki Arduino (kita pilih kaki/pin 8). Dengan demikian, logika pada pin  8 akan menjadi  output  untuk mengontrol LED.  Ingat, logika 1 berararti LED akan nyala, logika 0 berarti LED mati.

Update Rangkaian Anda
Rubahlah rangkaian Anda sehingga tampak seperti Rangkaian 1.2. Kabel  jumper  dari  5V  ke kolom pertama  dilepas.  Kemudian  kabel  di kolom kedua dilepas dan disambungkan ke pin 8 pada board Arduino.
Rangkaian LED Berkedip
Rangkaian LED Berkedip


Program untuk LED Berkedip
Ketika  Anda  pertama  kali  membuka  Arduino  IDE,  maka  secara otomatis akan muncul sketch seperti berikut:
Sketch Minimal Arduino
Sketch Minimal Arduino

Fungsi setup()  dan fungsi  loop()  merupakan fungsi wajib dan harus ada.  Fungsi  setup() digunakan  untuk  inisialisasi  program,  fungsi  ini hanya  dijalankan  sekali  yaitu  ketika  program pertama  kali  dijalankan (ketika arduino pertama kali dihidupkan). Sedangkan fungsi  loop()  akan 
dijalankan terus-menerus (looping forever) hingga Arduino dimatikan.

Program  di  atas  sudah  bisa  diupload  ke  Arduino  dengan  cara meng-klik  tombol  Upload. Hanya  saja,  ketika  program  tersebut diupload,  Arduino  tidak  akan  melakukan  apa-apa  sebab dalam  sketch tersebut memang tidak ada perintah yang harus dikerjakan.

Dalam ebook ini, jika ada sketch  yang harus Anda coba, maka kami akan menampilkan sketch terlebih dahulu, setelah itu akan kami jelaskan fungsi  dan  logika  dari  sketch  tersebut.  Untuk mengawali  primordial dalam  belajar  mikrokontroller,  maka  Anda  harus  mencoba  sketch  ini. 

Berikut ini adalah sketch untuk membuat kedipan LED.


Sketch LED berkedip
Sketch LED berkedip
Sketch LED berkedip

Baik, mari kita ulas satu-persatu baris-baris sketch 1.2.

Nama-nama pin pada Arduino sama seperti  yang tertera di  board. Pada  salah  satu  sisi  board, nama-nama  pinnya  adalah  0  hingga  13, kemudian di sisi lain nama-nama pinnya A0 hingga A5, dst. Perintah pada  baris  5  artinya  :  Variabel  pinLED  merupakan  konstanta  dalam bentuk integer yang merujuk pada pin 8 board Arduino.

Tolong diingat baik-baik, untuk kemudahan dalam memprogram, sebaiknya  inisialisasi  pin-pin dijadikan  konstanta  dan  ditentukan  di awal  program.  Sehingga,  misal  ketika  kita  ingin mengubah  pin  yang akan  dirujuk,  kita  tidak  akan  kesusahan.  Kita  tinggal  mengubah  nilai 
dari  variabel  pin  tersebut,  maka  kita  tidak  perlu  langi  mengubah variabel lainnya.

Fungsi  pinMode()  memberi  tahu  bahwa  pinLED  adalah  Output. Dengan  demikian mikrokontroller  tidak  akan  “membaca”  logika  pin tersebut, akan tetapi dia hanya akan “menulis” logika pada pin tersebut. Dengan kata lain, jika kita ingin mendefinisikan bahwa pin ini adalah input, maka kita tinggal mengubah OUTPUT menjadi INPUT.

Baris  ini  adalah  inti  dari  program  yang  akan  dieksekusi  selama Arduino tersambung dengan listrik atau selama Arduino tidak direset. pinLED  diset  HIGH  berarti  LED  akan  diberi  tegangan 5  volt, sedangkan LOW berarti LED akan diberi tegangan 0 volt. Oleh sebab itu, rangkaian LED di atas akan menyala ketika diberi HIGH d an akan mati ketika diberi LOW.

Fungsi  delay()  digunakan untuk berhenti selama sekian milidetik. Karena  1  detik  =  1000 milidetik,  maka  pemberian  nilai  500  berarti Arduino akan jeda selama ½ detik ketika LED nyala dan ½ detik ketika LED  padam.  Lalu  bagaimana  jika  program  yang  Anda  coba  tidak 
berjalan dan error? Begini, ada beberapa yang perlu diperhatikan ketika Anda memprogram:

1.  Penulisan  sketch  itu  case  sensitive,  artinya,   tulisan  “pinLED” tidak  sama  dengan "PinLED”.  Jika  terjadi  error,  coba perhatikan apakah ada penulisan yang keliru?
2.  Jika Anda copy-paste sketch dari file PDF ke Arduino IDE, maka kemungkinan akan ada perubahan  whitespace  (spasi, tab, blank line). Jika spasi tergantikan denan karakter tab atau blank line, maka  sketch  akan  error.  Silakan  Anda  cek  setiap  spasi,  jika ukuran  space-nya  berbeda dengan  spasi  yang  lain,  silakan dihapus dan ganti dengan spasi.
3.  Setiap blok kode harus diapit dengan kurung kurawal ‘{’ dan ‘}’. Jika kurungnya kurang satu, maka akan  error.
4.  Setiap ada kurung buka ‘(’, harus ada kurung tutup ‘)’. Jadi jika ternyata kurungnya kurang, itu bisa menyebabkan error.
5.  Penulisan  angka  tanpa  embel-embel  koma.  Misal  Anda  ingin menulis  1000,  maka  tidak perlu  menulis  dengan  1,000  atau 1.000.  Penulisan  dengan  1,000  akan  terjadi  error, sedangkan jika Anda menulis dengan 1.000 akan dianggap 1, bukan 1000.
6.  Setiap baris kode akan ditutup dengan titik koma (semicolon) ‘;’, kecuali  di  akhir  blokkode  yang ditutup  dengan  kurung kurawal ‘}’.

Comments

Popular posts from this blog

GROUND bagian 1 by Sarono Elektronika Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

GROUND bagian 1
Banyak pertanyaan kepada saya apa itu ground ? apa guna nya ? apakah selalu ground itu negatif ? Apa yang di maksud titik netral pada pencatu daya terbelah ?
Agak sulit menerangkan dengan kata kata, bahkan dari hasil diskusi saya dengan beberapa teman yang sudah pakar elektronik juga mereka menemukan kesulitan nya mengungkapkan dengan kata kata walau kita mengerti tentang ground.
Untuk itu saya mencoba menerangkan semaksimal mungkin, tetapi sesungguh nya yang"mendengar" mestinya sudah punya ilmu elektronika minimal sampai teknik penguat audio.
Jadi, jika belum memehami tentang teknik audio dan masih bingung tentang konsep dan aplikasi ground masih di maklum kan.
Pada rangkaian listrik sederhana tidak di perlukan ground, misalkan senter, (body nya terbuat dari plastik) itupun sering negatif nya di hubungkan dengan body senter terbuat dari logam.
a. Pengertian Ground
Ground adalah titik yang dianggap sebagai titik kembali nya arus listrik arus seara…

HAMBATAN LISTRIK by Sarono Elektronika Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

HAMBATAN LISTRIK
Pada bahasan sebelumnya sudah di tegaskan bahwa menghubungkan langsung positip dan negatip battery tidak boleh di lakukan, karena jumlah elektron yang mengalir menjadi sangat besar dan selama mengalir antara elektron saling berbenturan dan menimbulkan panas yang besar.
TETAPI
1) Jika jalan yang di lalui panjang (kawat nya panjang), maka kawat itu akan menjadi perlawanan listrik, makin panjang kawat maka perlawanan terhadap arus listrik juga semakin besar.
2) Atau kalau jalan nya arus di kawat juga di kecilkan (tebal kawat) nya di tipiskan juga akan menghasilkan Hambatan bagi arus semakin besar (Hambatan listrik membesar).
Dengan demikian kita bisa menghambat arus listrik itu dengan membuat kawat yang panjang dan mengatur tipis nya (luas penampang) kawat.
Ada faktor ke 3 yaitu jenis kawat.
Jenis kawat tertentu lebih mudah melewatkan arus, sementara kawat yang lain lebih sulit melewatkan arus.
Dalam teori elektron dapat di jelas kan : kawat tertentu daya ika…

Cara menggunakan modul relay dengan arduino UNO.

Material yang di butuhkan:
- Relay module 2 channel
- Arduino UNO.
- kabel jumper male - female

Relay module 2 channel  5V dengan 2 channel output dapat digunakan sebagai saklar elektronik untuk mengendalikan perangkat listrik yang memerlukan tegangan dan arus yang besar. Kompatible dengan semua mikrokontroler khususnya Arduino


Spesifikasi
•    Jumlah Relay : 2
•    Control signal : TTL level (ACTIVE LOW) ini artinya relay akan aktif jika kita memberikan logika LOW ke pin trigger relay (pin in1 /in 2)

Catatan : gambar bisa jadi berbeda dengan fisik relay yang dikirim, tapi pin pin pasti terdiri dari pin Vcc GND dan pin in1/in2 … untuk jumlah channel lainnya maka pin in1 2, dst akan sesuai dengan jumlah channel relay modul
•    Rating arus : 10A 250VAC, 10A 30VDC, 10A 125VAC, 10A 28VDC
•    Contact action time : 10ms/5ms
•    Indikator LED untuk masing masing channel



Catatan : gambar bisa jadi berbeda dengan fisik relay yang dikirim, tapi pin pin pasti terdiri dari pin Vcc GND dan pin in1/in2…